OPERASIONAL TOL TAMORA-PERBARAKAN
Medan-Sei Rampah Cukup 30 Menit
  • Dipublikasikan pada: Jun 12, 2018 Dibaca: 386 kali.

Gubsu resmikan ruas jalan tol Tanjungmorawa (Tamora)-Parbarakan, guna mendukung kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Senin (11/6).


SUMUTPOS.CO – Ruas jalan tol Tanjungmorawa (Tamora)-Parbarakan resmi dioperasikan, guna mendukung kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Senin (11/6). Dibukanya seksi I ruas tol Medan-Tebingtinggi ini, diyakini mampu mengurai kepadatan kendaraan di pintu tol Tanjungmorawa yang selama ini terjadi. Apalagi jalur mudik melewati jalan bebas hambatan ini menjadi pilihan pemudik.

Operasional ruas tol Tamora-Parbarakan sepanjang 10,75 Km ini diresmikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi. Peresmian ruas tol ini seperti menjadi kado bagi masyarakat Sumatera Utara (Sumut) yang merayakan Lebaran. Apalagi masyarakat dapat menikmati ruas jalan tol tersebut secara gratis selama H-5 sampai H+5 Lebaran.

“Selama uji coba tol ini akan diberikan gratis. Ini merupakan kado Lebaran bagi masyarakat Sumut yang memanfaatkan jalan tol ini,” kata Erry Nuradi kepada wartawan di sela-sela peresmian yang dihadiri Dirut PT Jasa Marga Kualanamu Tol Ir Agus Suharjanto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)-II Medan Ir Paul Ames Halomoan Siahaan dan Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Setdaprovsu Ibnu Sri Hutomo.

Selain itu, menurut Erry Nuradi, dengan dibukanya Tol Tamora–Parbarakan ini masyarakat yang akan menggunakan jalan tol menuju Kualanamu telah memiliki pilihan. “Tidak harus keluar dulu dari tol Tamora, melainkan bisa langsung ke Kualanamu,” sebut Erry.

Dirut PT Jasa Marga Kualanamu Tol Ir Agus Suharjanto mengatakan, dengan difungsikannya tol Tamora–Parbarakan sepanjang 10,75 kilometer ini, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk arus mudik maupun arus balik. “Karena biasanya padat-padatnya pada kondisi itu,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Jasa Marga selama arus mudik dan arus balik telah mempersiapkan kendaraan patroli dan ambulans, serta semua sarana penunjang. “Sehingga diharapkan dapat memperlancar masyarakat dalam melaksanakan mudik maupun balik dalam rangka liburan,” katanya.

Agus menyampaikan, selama arus mudik dan arus balik mudik Lebaran, Tol Tamora-Parbarakan ini belum dikenakan tarif. “Khususnya Tol Tamora-Parbarakan ini, H-5 sampai H+5 Lebaran belum dikenakan tarif. Dan selanjutnya tarifnya sama dengan Kualanamu-Sei Rampah,” ungkapnya.

Sementara, sejumlah pemudik terlihat memilih beberapa pintu tol dari Kota Medan menuju ke luar kota hingga Sei Rampah, termasuk Kualanamu untuk mengakses bandara. Selain mengurangi antrean, waktu tempuh perjalanan juga semakin singkat.

loading...