DIRLANTAS PERGI, MOBIL KELUAR
Ratusan Mobil Baru Gunakan Plat Palsu Bebas Melintas
  • Dipublikasikan pada: Jun 12, 2018 Dibaca: 282 kali.

Nomor polisi palsu – Ilustrasi


BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Ratusan unit mobil baru menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNBK) atau plat palsu, bebas melintas tengah malam dari Pelabuhan Belawan menuju salah satu gudang di kawasan Marelan.

Sebelumnya, 681 unit mobil baru  berbagai merk dari Pelabuhan Tanjung Priok tiba di Pelabuhan Belawan. Kendaraan roda empat tersebut diangkut menggunakan Kapal Serasi – V, Minggu (10/6).

Ratusan unit mobil baru itu dibongkar melalui unit bongkar muat (UBM) Pelindo I dari kapal ke dermaga terminal khusus mobil (car terminal). Kemudian didistribusikan untuk kebutuhan pasar Sumatera Utara.

Adanya informasi tentang pengiriman mobil baru dari Pelabuhan Belawan ke gudang menggunakan plat palsu, mendapat respon dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut.

Pantauan Sumut Pos, Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Agus Susanto melakukan pengecekan ke Pelabuhan Belawan, Minggu (10/6).

Malam itu, Agus Susanto terlebih dahulu menyambangi salah satu Pos Pelayanan Polres Pelabuhan Belawan di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan.

Kepada penjaga pos, Agus bertanya soal mobil baru yang menggunakan plat palsu. Berpakaian biasa dan dikawal ajudan, Agus mengecek sembari mengumpulkan informasi.

Setengah jam mencari informasi, orang nomor satu di Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut itu kembali.

“Pak Dirlantas tadi,” kata seorang petugas yang tidak ingin disebut namanya ketika Sumut Pos mendekatinya.

Namun, setelah Kombes Agus kembali, ratusan mobil menggunakan plat palsu keluar dari Pelabuhan Belawan.

Sekira pukul 00.00 WIB, ratusan mobil dari berbagai merk itu melintas di Jalan KL Yos Sudarso menuju ke salah satu gudang di kawasan Marelan.

Anehnya, mobil-mobil baru berplat palsu itu rata-rata menggunakan angka 14 di depan dan berseri belakang SQ. Contohnya, BK 14xx SQ.

Mobil-mobil tersebut melintas dengan kecepatan tinggi dan tanpa pengawalan. Diketahui, pengiriman mobil baru menggunakan plat palsu itu berlangsung hampir setip bulan.

Seharusnya, pengiriman mobil baru ke gudang menggunakan angkutan truk khusus. Kuat dugaan, ada indikasi ‘permainan’.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengaku pengiriman mobil baru dengan cara melintas di jalan menuju gudang sudah berlangsung lama.

“Sudah rutin itu jalan kalau bongkar di Belawan, jadi saya belum tahu, karena saya masih baru,” kata Ikhwan.

Disinggung itu melanggar, orang nomor satu di Mapolres Pelabuhan Belawan ini sedikit bingung. “Apa tidak dikawal PJR?” tanyanya sembari mengaku sibuk dan menutup telepon.

loading...