REBUTAN KARAOKE SAMBIL MINUM TUAK BERUJUNG MAUT
9 Terduga Pembunuh Ismail Dibekuk
  • Dipublikasikan pada: Jun 13, 2018 Dibaca: 382 kali.

APIT: KBO Satreskrim Iptu Bringin Jaya didampingi Kanit Tipikor Iptu Agus Ariyanto mengapit para pelaku.


TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO  – Ismail alias Iis (43) dihabisi sekelompok pemuda di kedai tuak milik Kusprianto, Jalan Pramuka, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi. Maut itu dipicu rebutan nyanyi (karaoke) saat minum tuak, Sabtu (9/6) sekira pukul 23.30 WIB.

Personel Satreskrim Polres Tebingtinggi berhasil mengamankan 9 terduga pelaku penganiayaan warga Jalan Demokrasi, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi itu.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP TP Butar-Butar membenarkan anggotanya telah mengamankan sembilan orang terduga pelaku.

“Benar, ada sembilan orang yang kita amankan yakni, AGS (24), PN (20), AS (19), GM (21), CAMS (20), PS (32), KTPA (17), FM (17) dan HS (15. Semuanya merupakan warga Dusun I Tanah Putih, Desa Mariah Padang, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai,” sebutnya di Mapolres Tebingtinggi, Selasa (12/6).

Dijelaskannya, setelah menerima laporan kejadian, personel Satreskrim segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi di TKP.

Hasilnya, Minggu (11/6) diperoleh informasi bahwa semua terduga pelaku adalah warga Dusun I Tanah Putih, Desa Mariah Padang, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai.

Saksi juga menyebut salah satu pelaku berinisial PS. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satreskrim diback-up personil Sat Resnarkoba, Sat Intelkam dan Sabhara langsung meluncur ke alamat pelaku.

Petugas kemudian berhasil mengamankan PS. Kepada polisi, PS menyebut identitas pelaku lainnya. Akhirnya, semua pelaku berhasil diamankan.

Dari para pelaku, turut diamankan barang bukti berupa 2 pisau dan 1 celurit. Sedangkan dari TKP diamankan barang bukti berupa sandal, baju, celana dalam, celana milik korban dan sepasang sandal yang belum diketahui siapa pemiliknya.

“Saat ini para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim untuk mendalami peran masing-masing dan untuk mengetahui motif kejadian yang sebenarnya,” jelas Butar-Butar.(ian/ala)
 
 

loading...