TEGA PERGI NINGGALIN BAYI

Jaran Goyang Mantan Bikin Istri Agresif Saat Malam

SUMUTPOS.CO –  Donwori kini harus memutuskan. Dia sudah tahu kelakuan istrinya, Karin yang dipastikan kena jaran goyang. Cinta terlarang yang dibina Karin memang tumbuh secara tidak biasa.

Setelah kenal dengan sang matan, wanita berusia 32 tahun itu lebih agresif. Hinga akhirnya kabur dari rumah yang tanpa lagi memperdulikan anaknya yang masih bayi.

Mau tak mau Donwori (32), harus pasrah dengan keadaan dan menyerahkan hubungan rumah tangganya di meja hijau. Bagaimana tidak, sudah lima bulan Karin (32), istrinya tak pulang-pulang.

“Minggat sama selingkuhannya,” jawab Donwori pendek di ruang tunggu pengadilan agama.

Selama kabur itu jugalah, ia tak mendengar kabar dari sang istri. Padahal saat itu, pasutri ini telah memiliki bayi yang dengan terpaksa harus dirawat oleh ayahnya.

“Aku sempet usaha, tapi gak hasil, ya sudah tak lepas saja,” imbuh pria yang sehari-harinya menjadi sopir ini. Ada perubahan sikap, lanjut Donwori yang membuat Karin nampak lebih agresif dari biasanya.

Sebelum sempat menghilang itu, hampir tiap malam Karin memaksa Donwori untuk menceraikannya. Namun tentu saja, keinginan itu gak disetujui oleh Donwori.

“Lha gimana, tiba- tiba kok minta cerai gak ada masalah gak apa,” imbuhnya tak habis pikir Permintaan cerai itu jugalah, yang membuat pasutri ini harus beradu argumen tiap malam.

Dan ujung-ujungnya adalah kepergian Karin. Karena kesal dan putus asa dengan hilangnya istri, Donwori akhrinya mendatangi tiga paranormal. Di sini kebenaran barulah terungkap bahwa selama ini, Karin kedatangan sosok gaib suruhan seseorang yang ingin merusak hubungan keduanya. Donwori mengaku istrinya kena jaran goyang berupa ilmu pelet.

“Dia kabur sama cinta lamanya pas SD yang baru ketemu beberapa Minggu waktu aku dan dek Karin mudik ke kampung. Dia yang masih cinta sama istriku akhirnya main belakang. Tapi dengan cara rendahan gini,” pungkasnya.(jpnn)

loading...
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *