Eramas Kalah Telak di Cemara Asri

Metropolis pilgubsu Politik
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
NYOBLOS_Seorang warga penyandang tunanetra di bantu saat menggunakan hak pilih nya di TPS 16 Jalan Sampul Medan, Rabu (27/6) Sedikitnya 285 DPT yang 60% di antaranya merupakan penyandang tunanetra di Medan akan menggunakan hak pilihnya pada Pilgubsu 2018 kali ini. Mereka akan mencoblos di TPS 16, di kantor sekretariat Pertuni Sumut Jalan Sampul, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO  – Dalam quick count (hitung cepat), pasangan Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) dinyatakan menang. Namun tidak di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 5, Komplek Cemara Asri, Jalan Cemara, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (27/6) sore.

Di TPS 5, Eramas kalah telak dari pasangan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss). TPS ini, merupakan tempat Musa Rajekshah (Ijeck) bersama istri dan kedua anaknya menggunakan hak pilih mereka.

Pasangan Djoss memperoleh 135 suara. Sementara, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) raih 75 suara.

“Untuk DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 226 orang,” ungkap Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelompok Cemara Asri, Irfan kepada Sumut Pos, kemarin (27/6) sore.

Kata Irfan, pemilih yang menggunakan hak suaranya sebanyak 210 orang. “Kalau suara rusak atau abstain sebanyak 2 kertas suara,” kata Irfan.

Irfan mengungkapkan, banyak yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya dengan membawa e-KTP. Namun, ia mengatakan belum melakukan pendataan keseluruhan untuk penggunaan e-KTP itu.

“Untuk tingkat partisipasi di TPS kita, sangat tinggi lah,” kata Irfan sembari mengatakan masih melakukan penghitungan hingga sore.

Sementara, Ijeck mengatakan, kemenangan ini bukan akhir dari perjuangan. Namun, awal untuk memperjuangkan masyarakat Sumut agar hidup sejahtera.

“Kita masih harus berjuang untuk Sumut bermartabat. Ke depan, kita tidak usah membicarakan perbedaan kita,” katanya di Posko Kemenangan di Jalan Ahmad Rivai, Medan.

Ijeck juga berupaya merangkul pihak yang tidak mendukung Eramas. Termasuk merangkul Djarot-Sihar Sitorus bersama pendukung untuk bersama-sama memajukan Sumut lebih baik lagi.

“Demi persatuan dan kebersamaan kita, kemenangan ini bukan hanya kemenangan Eramas, tapi kemenangan seluruh rakyat Sumut,” tutur Ijeck.

Berbeda dengan TPS 015 Jalan Karya Bakti, Pangkalan Masyhur, Medan Johor yang merupakan tempat Edy Rahmayadi dan keluarga menyalurkan suara.

Di TPS ini, Eramas menang telak dengan perolehan 465 suara. Sedangkan Djoss meraih 38 suara.

“Total surat suara 506, yang tidak sah ada 3,” kata Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Kasiyati, Rabu (27/6).

Dengan jumlah itu, disebut Kasiyati, penggunaan hak pilih di TPS 15 mencapai 75%. Karena jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 015 berjumlah 740.

“Tadi ada juga yang menggunakan A5 sebanyak 5 dan ada juga menggunakan KTP elektronik. Namun jumlahnya belum kita hitung,” pungkasnya.

Amatan Sumut, DPT yang dipajang di TPS 015, terlihat nama Edy Rahmayadi tertera pada nomor 184. Sementara isterinya, Nawal Lubis tertera di nomor 185.

Disusul nama 3 orang anak dan 1 orang menantu Edy Rahmayadi tertera di nomor 186, 187, 188 dan 188  DPT.

Pilgub Sumut hanya diikuti dua pasang calon, yaitu Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus. Mereka memperebutkan suara 9 juta lebih warga yang terdata pada DPT di 33 kabupaten/kota di Sumut.(gus/ain/ala)

 

 

loading...
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *