TANGANI 5 PASIEN TANPA IDENTITAS
RSUP Adam Malik Tuding Dinsos Cuek
  • Dipublikasikan pada: Jul 9, 2018 Dibaca: 282 kali.

Foto: Diva Suwanda/Sumut Pos
Pasien tanpa identitas yang dirawat di RS Adam Malik.


MEDAN, SUMUTPOS.CO -Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik saat ini kembali merawat seorang pasien tanpa identitas. Kondisi pasien ini sudah membaik dan sudah diperbolehkan untuk pulang. Namun sampai saat ini keluarga masih belum ada yang menjemputnya.

Kepala Sub Bagian Humas RSUP H Adam Malik Masahadat Ginting SE mengatakan pasien Mrs X (istilah wanita tanpa identitas) ini sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang. Namun, belum ada pihak keluarga yang mencari dan menjemputnya. Sehingga pasien masih dalam perawatan petugas.

Pihak RS Adam Malik sendiri tidak dapat menelusuri alamat karena kondisi pasien sendiri merupakan korban tabrak lari dan memiliki gangguan jiwa sehingga sama sekali tidak ada pihak keluarga yang bisa dihubungi.

“Pasien ini sempat dirawat di ruang Rindu B3, awalnya masuk melalui IGD RS Adam Malik pada hari Minggu tanggal 6 Mei 2018 diantarkan oleh warga dari lokasi pasien ini mengalami tabrak lari di sekitar daerah Tanjungrejo. Kondisinya saat itu mengalami luka robek di lutut,” kata Masahadat Ginting di ruang kerjanya, Jumat (6/7).

Sementara itu, menurut keterangan dari Instalasi Rawat Inap Terpadu, pasien sepertinya memiliki gangguan kejiwaan karena beberapa kali ingin menyerang petugas. Selain itu, petugas sama sekali tidak menemukan tanda pengenal dan kartu identitas lain dari yang bersangkutan selama perawatan.

Oleh karena itu, Masahadat berharap ada pihak keluarga yang membaca atau mengetahui pemberitahuan ini, sehingga pasien bisa dikembalikan kepada keluarga.

“Kami berharap apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenal pasien tersebut, bisa menghubungi Sub Bagian Humas RS Adam Malik di nomor 061 836 4581 ext 164 atau datang langsung ke Sub Bagian Humas Gedung Administrasi Lantai 3 RSUP H Adam Malik Jalan Bunga Lau Nomor 17 Medan Tuntungan,” harap Masahadat.

loading...