Dukcapil Mulai Kehabisan Blanko E-KTP

Metropolis
File/SUMUT POS
Warga memperlihatkan E-Ktp saat akan melakukan pengurusan pembuatan Akte Lahir di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Jalan Iskandar Muda Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Blanko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan sudah menipis. Hal ini dikarenakan Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Dukcapil hanya memberikan ‘asupan’ 2.000 lembar blanko e-KTP kepada Kota Medan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Medan, Arpian Saragih mengamini ihwal kondisi ketersediaan blanko yang kian menipis ini. Diakui dia hal ini membuat pihaknya kewalahan melayani masyarakat yang ingin mencetak e-KTP.

“Betul, sudah beberapa hari ini blanko e-KTP kondisinya terbatas. Kami sangat kewalahan dan kerepotan melayani warga karena keterbatasan blanko. Kemendagri cuma memberi kita 2.000 keping, sedangkan kebutuhan Medan itu satu hari 3.000 keping,” katanya kepada Sumut Pos, Kamis (12/7).


Arpian mengaku bahwa masyarakat pun sangat mengeluhkan akibat keterbatasan blanko e-KTP di Disdukcapil Medan saat ini. Di samping itu, pihaknya tidak mengetahui persis apa yang terjadi di pusat sehingga ketersediaan atau stok blanko e-KTP jadi menipis.

“Kemungkinan begitu (stok blanko di pusat kosong, Red). Soalnya kita sudah minta sesuai kebutuhan, namun cuma diberikan 2.000lembar saja. Jumlah segitu mana cukup untuk Kota Medan,” katanya.

Mobilitas administrasi data kependudukan di Medan, diakui Arpian begitu tinggi. Kalau perkiraan normal saja seperti pencetakan e-KTP, per hari bisa capai 1.000 permohonan. Itu pun belum termasuk untuk perubahan data misalnya pindah domisili ataupun status lainnya.

“Jika itu digabung permintaannya bisa mencapai 3.000 dalam sehari. Akibat kondisi ini, yang ada masyarakat taunya menyalahkan kita. Padahal stok blanko dari pusat sangat terbatas diberikan ke kami,” ungkapnya menambahkan bahwa ketersediaan blanko di Disdukcapil Medan hanya bertahan sampai Rabu pekan depan.

loading...