Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Medan, Zulfakhri Ahmadi, S.Sos

Kuliner Menambah Keakraban

SENYUM: Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Zulfakhri Ahmadi dan isteri tersenyum bahagia.

MEDAN- Untuk menghilangkan rasa penat dalam sehari penuh bekerja, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Medan, Zulfakhri Ahmadi, S.Sos ada cara dalam menghilangkan penat tersebut. Cara yang dilakukan dengan menikmati kuliner yang ada di Kota Medan bersama keluarga tercinta. Pasalnya, menikmati kuliner bersama keluarga mengingat akan Ayahnya yang sudah Almarhum bernama H. Ahmadi.

“Inilah cirri khas dalam menghilangkan penat keseharian dalam bekerja. Sebab, dengan cara menikmati kuliner kecapekan dan kejenuhan akan hilang,”bilang Zulfakhri Ahmadi, kemarin.

Biasanya untuk menikmati kuliner bersama keluarga dilakukan saat hari biasa dan lokasinya tidak jauh dari lokasi rumahnya di sekitaran Jalan Ringroad. “Kalau sehari-hari ada waktu. Kita pergi makan malam bersama istri dan anak-anak di kawasan kuliner,”katanya.

Namun, bila hari libur panjang. Kebiasanya bersama keluarga untuk menikmati kuliner itu di daerah Kampung Halaman yakni di Langkat. “Untuk menikmati kuliner di Langkat itu biasanya kita melakukan makanan khas yang ada di Langkat,”ungkap suami dari Erina Mailany, SE ini.

Tapi, baginya makanan kuliner yang disukai itu ada-lah Ikan Bakar. Sedangkan, anak-anak menyukai makanan seperti burger dan spageti serta lainnya. “Kalau saya pribadi suka makanan kuliner itu adalah Ikan Bakar. Karena dengan memakan ikan bakar yakni Ikan Bakar Kakap dan Nila akan teras sedang dinikmati dengan bumbu kecap pedasnya,”kata ayah dari Defa Muhammad Akbar, Davin Muhammad Al-Fajry dan Dinda Malika Azahra.

Kemudian, selain menikmati makanan kuliner bersama keluarga di luar, sambung pria yang hobi membuat kreasi tanaman indah itu dirinya juga tidak lupa untuk menikmati kuliner bersama keluarga di rumah. Biasanya, kuliner yang dinikmati di rumah itu adalah makan burger, roti bakar, sosis dan pisang bakar.

“Untuk memasak kuliner yang dinikmati langsung dibuat sendiri dan makanan lainnya,”katanya.

Lalu, disaat di rumah juga tidak lupa untuk memberikan pengajaran tentang Islam yakni dengan cara melaksanakan salat berjamaah di rumah bersama keluarga dan mengaji. Kemudian, kita juga tidak pernah melupakan anak-anak untuk mengajak terus melaksanakan salat lima waktu.

“Walaupun masih anak-anak. Yang namanya salat harus tetap kita ajarkan mulai dini. Sehingga, sesudah dewasa anak-anak terbiasa melakukan salat lima waktu,”katanya. (ris/ram)

loading...
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *