Ketua PASI Medan, Suryadi SE MM
Suka Voli, Jogging, dan Berkebun
  • Dipublikasikan pada: Aug 10, 2018 Dibaca: 380 kali.

Padatnya jadwal kerja terkadang membuat seseorang kesulitan untuk menyalurkan hobinya. Seperti yang dialami Ketua Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Medan, Suryadi SE MM. Kesibukannya sehari-hari membuat dirinya terpaksa melupakan bola voli.

“Kalau saat muda dulu, mulai dari SMA saya suka olahraga bola voli. Hampir setiap sore saya bersama teman-teman bermain bola voli di dekat rumah,” ujar Suryadi kepada Sumut Pos, kemarin.

Namun seiring perjalanan waktu, mantan Wakil Ketua Pengcab IPSI Kota Medan itu mulai melupakan bola voli. Pekerjaan yang sibuk membuatnya tidak memiliki waktu untuk bermain olahraga itu. “Semenjak menjadi PNS, saya mulai melupakan bola voli, karena tidak ada waktu bermain,” ungkap Kabid Pemuda Dispora Medan tersebut.

Meski begitu, ayah empat anak tersebut tetap melakukan aktivitas olahraga. Dia beralih ke cabang atletik. Lari pagi atau joging pun kerap dilakukan di seputaran rumahnya. “Kalau dulu, hampir se-tiap pagi saya joging. Tapi belakangan ini mulai berkurang karena faktor usia. Sekarang saya joging sekali dua hari,” tambahnya.

Suami dari Suhartini ini mengungkapkan, dia kerap lari bersama teman-teman seusianya. “Kami memiliki semacam komunitas lari yang beranggotakan pria berusia 50 tahun ke atas. Nah, bersama mereka saya kerap melakukan joging,” sebut warga Marindal itu.

Kesukaannya terhadap lari membuat Suryadi menerima amanah ketika dipilih menjadi Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Medan. “Saya suka lari karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Karena itu juga saya bersedia saat diberi amanah menjadi Ketua PASI Medan,” papar ayah dari Diki Surya Handoko, Dira puspita Sari, Cici Tria Ulfa dan Dita Fatimah tersebut.

Selain lari, Suryadi juga memiliki hobi lainnya. Sejak 10 tahun belakangan ini, dua suka berkebun. “Beberapa tahun belakangan ini saya memang suka berkebun. Kebun saya ada di kawasan Patumbak. Tidak terlalu luas, tapi saya memanfaatkanya untuk menanam ubi dan kacang,” sebutnya.

Bukan hanya itu, dia juga membuat kolam di ladangnya tersebut. Kolam tersebut berisi ikan mas dan nila. “Saat ini saya belum bisa setiap hari ke kebun itu, karena waktu kerja. Mungkin nanti setelah pensiun, saya bisa fokus ke sana,” pungkasnya. (ris/ram)

loading...
TAGS :