AKIBAT AKTIFITAS SUBDUKSI
Gempa 3,9 SR Guncang Nias Barat
  • Dipublikasikan pada: Aug 11, 2018 Dibaca: 378 kali.

Seismograf, alat monitoring gempa bumi-Ilustrasi.


NIAS, SUMUTPOS.CO – Sebagian masyarakat Sirombu Nias Barat dikejutkan dengan adanya goncangan gempabumi magnitudo 3,9, yang mengguncang Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Sabtu (11/8/2018) pukul 15.39.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Gunungsitoli Djati Cipto Kuncoro, pusat gempa terdeteksi di koordinat 0.78 LU dan 97.52 BT. Gempa Bumi terjadi di laut yang jaraknya 22 km arah tenggara Kota Sirombu, Nias Barat, dengan kedalaman 28 kilometer.

“Informasi yang kita himpun, warga di dekat lokasi yang merasakan gempa,” kata Djati. Atas gempa ini, Djati mengimbau warga tetap tenang. BMKG Gunungsitoli terus melakukan monitoring terkait aktivitas kegempaan.

Ia juga mengimbau warga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat atau BMKG Gunungsitoli. Seorang warga Nias, Filifo Daeli, mengaku merasakan getaran gempa sebentar. “Tadi bergoyang sedikit, tak lama, cuma sebentar,” kata dia.

Plt. Kepala Stasiun Geofisika Klas I Padang Panjang, Fajar Dwi Prasetyo, ST, dalam rilisnya mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakan goncangan tersebut dirasakan di Sirombu Nias Barat berkisar I Skala Intensitas Gempabumi BMKG (SIG-BMKG) atau antara I – II MMI.

“Dilihat dari parameter gempabumi, diketahui bahwa gempabumi ini termasuk gempabumi dangkal dengan mekanisme sumber gempanya merupakan sesar naik dan hal ini dapat disimpulkan gempabumi ini diduga diakibatkan adanya aktivitas subduksi di Pantai Barat Sumatera,” kata Fajar.

Jalur subduksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia di Indonesia memanjang dari pantai barat Sumatera sampai ke selatan Nusa Tenggara. Pada sistim subduksi Sumatera dicirikan dengan menghasilkan rangkaian busur pulau depan (forearch islands) yang non vulkanik (Pulau Simeulue, Nias, Banyak, Batu, Siberut hingga Pulau Enggano).

Historis gempabumi merusak yang pernah terjadi berdekatan pada lokasi tersebut yaitu Gempabumi pada Tanggal 02 Juni 2016 dengan magnitude 6.5 SR. Sebanyak 3 orang luka berat, 13 orang luka ringan dan ratusan rumah rusak di Kabupaten Pesisir Selatan.

Sehubungan dengan kejadian gempabumi disekitar Nias Barat, masyarakat khususnya di sekitar Sirombu dihimbau agar tetap tenang dan selalu meningkatkan kewaspadaan bahwa gempabumi setiap saat dapat terjadi. (rel/net)

loading...
TAGS :