Anggota DPRD Medan, Jumadi SPdI

Sayur Asam Seimbangkan Pola Makan

Lifestyle
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
Anggota DPRD Medan, Jumadi sahur bersama keluarga di kediamannya di Jalan Bilal Ujung, Gang Bakti, Kamis (16/6)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di antara banyak pilihan makanan juga sayuran, Jumadi SPdI ternyata suka makan sayuran bening seperti sayur asam. Bagi anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini, dengan mengkonsumsi sayur asam dapat menyeimbangkan pola makan yang berujung pada kesehatan tubuh.

“Di rumah itu menu makanan sehari-hari pasti ada yang namanya sayuran dan buah-buahan. Saban hari berganti menu lain, pilihan menu sayur dan buah-buahan tetap ada kami konsumsi,” sebut Jumadi kepada Sumut Pos, kemarin.

Memang, acapkali pencernaan seseorang terganggu semisal saat BAB (buang air besar), bersumber dari makanan yang dikonsumsi. Menurut politisi yang juga seorang pengusaha dan pendakwah ini, pola makan harus diatur sedemikian rupa melalui konsumsi kaya serat.

“Manfaatnya sangat jelas, badan menjadi bugar dan saya merasa fit dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ungkap ayah enam anak ini.

Dengan varian makanan yang dikonsumsi tersebut, tentu membuat kesehatan tetap terjaga. Terbukti, diakui Jumadi, sampai hari ini belum ada pantangan memakan apapun yang dikeluhkan.

“Makan apa saja saya bisa, baik itu yang berkolestrol tinggi seperti daging maupun lainnya. Namun kuncinya tetap dibarengi makan buah dan sayuran,” tutur dia.

Pola makan yang sejak lama ia terapkan ini, rupanya menjadi tradisi di keluarga mereka. Tak hanya sang istri, Hj Muliani yang mengerti kesukaan dirinya, keenam anaknya juga terbiasa mengonsumsi makanan kaya serat.

“Dari dulu memang hobi makanan bening, dan istri sudah tahu kesenangan saya itu. Artinya tetap ada lalapan-lalapan gitu setiap hari,” ujar Jumadi yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi D DPRD Medan.

Selain menjaga pola makan yang kaya akan serat, pria yang sempat berprofesi sebagai guru ini senantiasa menyempatkan waktu untuk berolahraga. Dimulai dari olahraga kecil seperti jalan kaki, senam, juga bersepeda di sekitar lingkungan. Rangkaian pola hidup tersebut, menurut dia, semata-mata demi menjaga keseimbangan badan juga kesehatan tubuh.

“Kadang kalau sudah syor, kita suka lahap makan apa saja tanpa memerdulikan efek sampingnya. Padahal semua yang kita konsumsi harus tetap memikirkan kesehatan. Walaupun kita makan berat tetap harus diimbangi dengan yang berserat. Hal itu akan kita rasakan saat BAB, di mana terjadi gangguan pencernaan,” pungkas lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Sumatera ini menyarankan. (prn/ram)

loading...
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *