KOMPETISI KARYA JURNALISTIK TAMBANG EMAS MARTABE 2018
Wartawan Sumut Pos Juara 1 Tulisan News Feature
  • Dipublikasikan pada: Sep 13, 2018 Dibaca: 315 kali.

Foto: Corcomm Martabe
Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, menyerahkan hadiah plus sertifikat Juara, kepada Juara I Wartawan harian Sumut Pos, Dame Ambarita, Juara I Lomba Kompetisi Karya Jurnalistik 2018 yang digelar PT Tambang Emas Martabe, Rabu (12/9).


MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wartawan harian Sumut Pos, Dame Ambarita, meraih predikat Juara I Lomba Kompetisi Karya Jurnalistik 2018 yang digelar PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe. Pengumuman digelar dengan mengundang para peserta lomba serta pengurus PWI Sumut di Kota Medan, Rabu (12/9).

Tulisan News Feature berjudul: Siti Khodijah, Pencari Batu untuk Tambang Emas Martabe “I Never Dreamed about Succes, I Worked for It”, meraih nilai tertinggi dari tim juri yang diketuai Maria D Adriana. Maria adalah Redaktur Senior LKBN Antara sekaligus penulis buku “Mulia Sebagai Perempuan, Kisah Kehidupan yang Menginspirasi”. Ia juga aktif sebagai pengajar jurnalistik di Lembaga Pers Dr. Sutomo (LPDS), Dewan Pers, dan di LPJA. Sementara juri lokal adalah Rizal Rudi Surya, Redaktur Kota Harian Analisa. Plus Katarina Siburian Hardono sebagai juri dari pihak Martabe sebagai penyelenggara.

Dame Ambarita, yang saat ini juga menjabat sebagai Pemred Harian Sumut Pos, mengatakan tulisannya yang menjadi pemenang, mengisahkan tentang suka-duka yang dialami Siti Khodijah, geologist di Tambang Emas Martabe, selama bekerja di industri tambang. “Tulisannya bisa dibaca di https://sumutpos.co/2018/08/15/i-never-dreamed-about-succes-i-worked-for-it/,” katanya.

Adapun tema kompetisi pada tahun ini yakni “Tantangan, Potensi dan Peluang Penerapan Inisiatif Keberagaman Gender di Dunia Pertambangan”. Jenis tulisan yang diperlombakan berupa news feature dan in depth reporting.

Juara II diraih Mega Sihombing dari Radio KISS FM Medan, dengan tulisan berjudul “Nilai Lebih Pekerja Tambang Perempuan”. Disusul juara III, Netty Guslina dari Harian Jurnal Asia, dengan tulisan berjudul “Srikandi Tambang, Mengebor Asa di Kerak Bumi”.

Ketiga pemenang berhak atas hadiah masing-masing berupa 5 gram emas, voucher belanja, dan Winner Tour ke sebuah lokasi pertambangan selama 3 hari 2 malam. Seluruh biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi ditanggung oleh penyelenggara.

Foto: Corcomm Martabe
Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, foto bersama para juara Lomba Kompetisi Karya Jurnalistik 2018 yang digelar PT Tambang Emas Martabe, dan para pengurus PWI Sumut, di Medan, Rabu (12/9).


Tiga pemenang Harapan  diraih masing-masing oleh Damai Mendrofa dari media Akurat.co, sebagai Juara Harapan I dengan tulisan berjudul “Perempuan-Perempuan ‘Pelari’ Kencang dari Tambang”. Disusul Arifin Alamudi dari Tribun Medan sebagai Juara Harapan II dengan tulisan berjudul: “Siti Anzarini, Tidak Takut Bersaing dengan Laki-Laki”. Dan Sry Wahyuni dari Smart FM sebagai Juara Harapan III, dengan tulisan berjudul “Srikandi Gagah di Tambang Raksasa”. Ketiga Pemenang Harapan berhak atas 2 gram emas, plus voucher belanja.

Empat peserta yang yang tulisannya meraih penghargaan, masing-masing Sugiatmo dari harian Analisa, dengan tulisan berjudul: “Srikandi Tambang di Camp Permata”. Jason Gultom dari kantor berita Antara dengan tulisan berjudul “Ilmu Medisku Kutumpahkan di Atas Roda Manhaul”. Donna Hutagalung dari Harian Sinar Indonesia Baru dengan tulisan berjudul “Kiprah Perempuan di Industri Pertambangan”. Dan Evalisa Siregar dari kantor berita Antara dengan tulisan berjudul: “Perempuan di Balik Rehabilitasi Lahan Tambang Emas Martabe”. Masing-masing mendapat 1 gram emas plus voucher belanja.

Sebelumnya, Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources Katarina Siburian Hardono menuturkan, kesuksesan Kompetisi Karya Jurnalistik 2017 Tambang Emas Martabe lalu menjadi dasar perusahaan untuk mengadakan kembali kompetisi serupa.

“Tema tersebut kami pilih pada tahun ini, karena keberagaman gender masih menjadi isu yang belum banyak diangkat oleh media massa baik di Indonesia, maupun di Sumatera Utara. Keberagaman gender, apalagi penerapannya di dunia pertambangan yang selama ini didominasi oleh laki-laki, akan menjadi contoh yang sangat baik untuk diangkat menjadi karya jurnalistik. Di Tambang Emas Martabe, kami meyakini keberagaman, justru akan memperkuat persatuan dan pada akhirnya membuat kinerja perusahaan lebih baik,” jelas Katarina.

Lebih lanjut, Katarina menyebutkan, tema keberagaman gender pada Kompetisi Karya Jurnalistik 2018 Tambang Emas Martabe juga diharapkan mampu menjadi sarana bagi masyarakat untuk melihat dan menilai secara obyektif mengenai kontribusi keberadaan karyawan perempuan dalam dunia pertambangan. (mea)

loading...