Dapur Asix Anang dan Ashanty Merambah ke Medan
Masakan Rumahan Dimodernisasi
  • Dipublikasikan pada: Sep 24, 2018 Dibaca: 382 kali.

M IDRIS/sumut pos
RESMIKAN: Anang Hermansyah bersama Ashanty dan kedua anaknya serta Anggota DPR RI Sofyan Tan berpose sesuai meresmikan Dapur Asix, di Jalan Abdullah Lubis No 62, Medan, akhir pekan lalu.


SUMUTPOS.CO – Setelah cukup sukses mengembangkan bisnis kulinernya dengan membuka rumah makan Dapur Asix di kawasan Menteng, Jakarta, pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty mengembangkan usahanya ke Kota Medan. Pasangan artis tersebut membuka Dapur Asix di Jalan Abdullah Lubis No 62.

Anang Hermansyah menuturkan, Medan merupakan kota ketiga yang menjadi sasaran ekspansi, setelah Makasar. Selanjutnya, akan membuka lagi di Bali dalam waktu dekat dan juga kota-kota besar lainnya hingga akhir tahun yang ditargetkan mencapai 10 tempat.

“Medan dipilih karena mempunyai potensi bisnis yang menjanjikan. Apalagi, Kota Medan memiliki ragam kuliner dan juga masyarakatnya seneng makan. Makanya, kita pilih Medan dan yakin kuliner yang ditawarkan bisa bersaing karena memiliki citarasa yang berbeda,” ungkap Anang disela-sela peresmian Dapur Asix di Medan akhir pekan lalu.

Menurutnya, makanan yang ditawarkan di Dapur Asix merupakan masakan rumahan seperti ayam sambal ijo dan lainnya. “Tidak ada makanan yang aneh-aneh, di Dapur Asix semua masakan rumahan yang dimodernisasi,” sebutnya.

Diutarakan Anang, menu makanan yang ditawarkan cukup banyak dan bervariasi. Namun, akan terus ditambah menunya dan nanti sama seperti di Jakarta yang memiliki 22 pilihan. Untuk harganya, jangan khawatir karena cukup terjangkau semua kalangan dan paling mahal Rp35 ribuan.

“Saya mendapat masukan dari Pak Sofyan Tan (anggota DPR RI), beliau bilang makanannya cocok dengan lidah orang Medan karena salah satu rasanya pedas,” tuturnya.

Anang menyebutkan, keinginan Ashanty nantinya tidak hanya masakan yang diramu di Jakarta saja yang ada di Dapur Asix Medan. Melainkan, ada juga makanan yang lokal seperti sate kerang. Begitu juga di kota-kota lainnya.

Sementara, Ashanty mengatakan, bisnis kuliner yang digelutinya ini bersama suami bukan secara tiba-tiba. Akan tetapi, telah dimulai beberapa tahun belakangan. “Awalnya kita merintis bisnis ini dengan berjualan online. Setelah dua tahun dan animo pelanggan yang tinggi hingga keluar kota, akhirnya memutuskan untuk membuka tempat di Makasar dan Medan agar pelanggan tidak perlu lagi menunggu lama,” terangnya.

Dijelaskan Ashanty, dipilihnya nama Asix itu diambil dari huruf depan anggota keluarganya yang berarti A6. “Karena keluar kami nama huruf depannya A semua, makanya kami namakan Asix. Sedangkan dapur tentu sudah pasti tahu karena merupakan tempat memasak,” terangnya.

Ashanty mengaku, ke depan ada rencana ekspansi ke luar negeri seperti Arab Saudi (Mekkah), Australia, Amerika dan Hongkong. Pengembangan bisnis keluar negeri ini nantinya sang suami yang menangani, dan insya Allah tahun 2019.

“Motivasi membuka usaha rumah makan ini keluar negeri karena cinta dengan makanan Indonesia. Jadi, kami ingin mempopulerkan makanan khas Indonesia di luar negeri,” pungkasnya. (ris/ram)

loading...
TAGS :