Biayai Operasi Katarak Gratis, Tambang Emas Martabe Gelontorkan Rp2 Miliar
  • Dipublikasikan pada: Oct 14, 2018 Dibaca: 386 kali.

Presiden Direktur PT Agincourt Resource, Tim Duffy, menyapa peserta Operasi Katarak Gratis yang digelar Tambang Emas Martabe bekerja sama dengan Kodam I BB dan ANV, di RS TNi Losung Batu Padangsidimpuan, Minggu (14/10/2018).


PADANGSIDIMPUAN, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources selaku pengelola Tambang Emas Martabe menggelontorkan dana 130 ribu USD atau lebih dari Rp2 miliar, untuk penyelenggaraan rangkaian operasi katarak gratis 2018. Jumlah itu belum termasuk biaya promosi dan berbagai pernak-pernik lainnya.

“Dana yang kita siapkan naik setiap tahun. Selama dua tahun terakhir, nilainya 130 ribu USD per tahun,” kata Presiden Direktur PT Agincourt Resource, Tim Duffy, di sela-sela kegiatan Operasi Katarak Gratis yang digelar Tambang Emas Martabe bekerja sama dengan Kodam I BB dan ANV, di RS TNI Losung Batu Padangsidimpuan, Minggu (14/10/2018).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis telah digelar tiap tahun sejak tahun 2011. Tahun ini, berlangsung sejak 10-15 Oktober 2018. Hingga Minggu (14/10) pagi, total mata yang telah dioperasi lebih dari 500 mata.

“Operasi katarak gratis ini ditargetkan 1.200 mata. Sebelumnya operasi katarak gratis juga dilaksanakan di Rumah Sakit TNI Putri Hijau, Medan,” jelasnya.

Selama penyelenggaraan, Tambang Emas Martabe telah menyaksikan betapa pemulihan penglihatan pascaoperasi katarak gratis, sangat berpengaruh terhadap produktivitas dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Oleh karena itu, Tambang Emas Martabe komit tetap melanjutkan kegiatan ini, agar masyarakat dapat menerima manfaat sebanyak mungkin,” terangnya.

Presiden Direktur PT Agincourt Resource, Tim Duffy, foto bersama Danrem 023/KS dan peserta operasi katarak gratis, di RS TNI Losung Batu Padangsidimpuan, Minggu (14/10/2018).


Untuk membantu kelancaran dan kesuksesan rangkaian kegiatan, Tambang Emas Martabe melibatkan lebih dari 200 relawan yang berasal dari karyawan dan mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Padangsidimpuan dan Medan.

Para relawan akan membantu pasien mulai dari proses pemeriksaan mata, operasi, hingga pasca operasi katarak.

“Hanya pasien penderita katarak yang akan dioperasi gratis. Jika penyakitnya bukan katarak, pasien tidak akan dioperasi tapi tetap diberikan konseling non katarak,” tuturnya.

Tim juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berbagi sumber daya untuk penyelenggaraan operasi katarak gratis tersebut. Khususnya TNI dan ANV.

Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Sabrar Fadhilah, dalam sambutannya yang dibacakan Danrem 023/KS, Kol Inf M Fadjar, mengatakan katarak merupakan penyakit mata yang bisa menimpa semua umur. Dapat mengakibatkan seseorang mengalami kebutaan secara permanen.

“Selama ini, masyarakat kurang akses terhadap pelayanan kesehatan yang baik, lokasi yang jauh, dan terkendala pembiayaan. Karena itu, Kodam bekerjasama dengan PT Agincourt Resources dan A New Vision, menggelar baksos operasi katarak gratis,” katanya.

Ia berharap, para penderita katarak dari berbagai daerah kabupaten, dapat terbebas dari kebutaan akibat katarak.

“Penderita diharapkan sembuh, percaya diri, dan aktif kembali seperti sedia kala. Ini tugas yang tidak ringan, tetapi mengandung kehomatan. Bersama pemerintah, TNI membangun masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkeadilan sosial,” katanya. (mea)

loading...