Survei: Pangeran Harry Paling Tenar di Inggris
  • Dipublikasikan pada: Nov 13, 2018 Dibaca: 378 kali.

Pangeran Harry dan Meghan Markle meninggalkan Kapel St George di Kastil Windsor setelah pemberkatan pernikahan di Windsor, Inggris, Sabtu (19/5/2018).


LONDON, SUMUTPOS.CO – Pangeran Harry menjadi anggota kerajaan paling tenar di kalangan warga Inggris. Demikian hasil survei polling terbaru yang dirilis oleh YouGov.

Melansir Daily Mail, Selasa (13/11/2018), The Duke of Sussex mengalahkan neneknya, Ratu Elizabeth II, dengan berada di posisi teratas dalam hal popularitas. Sekitar 77 persen warga Inggris memberikan opini positif terhadap suami Meghan Markle itu. Dalam survei tersebut, Ratu Elizabeth II menduduki urutan kedua dengan raihan 74 persen, dan Pangeran William berada di posisi ketiga dengan selisih tipis.

Banyak penggemar yang menggambarkan Pangeran Harry sebagai sosok yang dikagumi, menyenangkan, humoris, pecinta kebahagiaan, dan sikapnya tidak dibuat-buat. Metro melaporkan, hanya 7 persen responden yang memberikan opini negatif padanya. Sementara itu, sebanyak 13 persen responden membagikan pendapat yang netral. Popularitas Pangeran Harry menyebar di kalangan orang tua dan generasi muda.

Sementara itu, raja masa depan Inggris, Pangeran Charles berada di urutan ke-7 dalam survei YouGov. Ketenaran Prince of Wales bahkan berada di belakang menantu dan ayahnya. Duchess of Cambridge Kate Middleton di urutan keempat dengan ulasan positif sebanyak 64 persen, disusul suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip.

Popularitas Meghan Markle berada di urutan keenam, tepat di atas Pangeran Charles. Perempuan berusia 37 tahun itu dianggap sangat atraktif, cantik, percaya diri, setia, dan menghibur.

Sebagai informasi, Lembaga Peringkat YouGov mengukur popularitas dan ketenaran orang serta produk berdasarkan jutaan tanggapan dari publik Inggris. Lembaga tersebut juga menghasilkan survei untuk mengungkapkan apa yang sedang dipikirkan warga Inggris. Survei kali ini melibatkan sekitar 3.700 wawancara yang digelar pada 15 Mei 2018 hingga 31 Oktober 2018. (kps)

loading...