• Skuad PSMS Tiba di Bogor Tanidis dan Danie Diragukan
Skuad PSMS Tiba di Bogor Tanidis dan Danie Diragukan
  • Dipublikasikan pada: Dec 4, 2018 Dibaca: 390 kali.

sutan siregar/sumut pos
CEDERA: Alexandros Tanidis diragukan tampil melawan PS Tira, karena mengalami cedera saat bentrok dengan Persebaya di Teladan, Sabtu (1/12).


SUMUTPOS.CO – PSMS Medan butuh kekuatan penuh saat menghadapi PS Tira pada laga tunda di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (5/12) besok. Namun, jelang pertandingan menentukan itu, dua pemain Ayam Kinantan masih diragukan tampil.

USAI mengalahkan Persebaya di laga tandang terakhir, PSMS langsung bersiap menghadapi PS Tira. Pasukan Peter Butler tersebut pun telah tiba di Bogor, Senin (3/12) siang. Mereka membawa 18 pemain.

Tidak ada kejutan dalam 18 pemain yang dibawa. Mereka adalah yang langganan menjadi starting line up. Rencananya, 18 pemain tersebut juga akan dibawa ke Makassar guna melakoni laga terakhir menghadapi tuan rumah PSM, 9 Desember mendatang.

Namun, dari 18 pemain tersebut, ada dua orang yang belum fit 100 persen. Mereka adalah Alexandros Tanidis dan Danie Pratama. Keduanya mengalami cedera saat lawan Persebaya.

Pelatih PSMS, Peter Butler mengatakan, keduanya akan dipantau dalam 48 jam ke depan. “Alex mendapatkan cedera di betis, sedangkan Danie di lutut. Sedangkan pemain lainnya tidak ada masalah,” ujar Butler, Senin (3/12).

Butler berharap agar kedua pemain itu menunjukkan perkembangan positif dalam dua hari ke depan, sehingga bisa dimainkan. “Kami akan melihat perkembangan keduanya dalam 48 jam ke depan, semoga bisa dimainkan,” tambahnya.

Pelatih asal Inggris tersebut mengaku optimisme tinggi untuk menuntaskan dua laga sisa dengan kemenangan, dan menyelamatkan tim ini dari zona degradasi. Dia mengaku bangga dengan perjuangan para pemain, yang sebagian besar berasal dari Liga 2.

“Saya bersyukur para pemain bisa menunjukkan kerja keras yang fantastis. Sejak saya datang ke klub ini pada Agustus lalu, mereka sangat bersemangat meski keadaan sulit sekalipun,” tegasnya.

Dia melihat komitmen para pemain sangat kuat. “Keinginan untuk mengembangkan skill secara individual dan tim sangat luar bisa. Kerja keras yang mereka tunjukkan setiap hari pantas dipuji. Dan saya tidak akan melupakan kesan yang mereka tinggalkan di saya,” ungkapnya.

Mantan arsitek Persipura ini mengakui berada di PSMS benar-benar satu tantangan. “Selama lima bulan di sini benar-benar suatu tantangan, namun saya menyukainya. Kami mendekati tantangan dua laga ibarat final ini dengan segala kesulitan yang ada. Namun saya meminta mereka untuk tetap disiplin dan fokus hingga titik akhir,” sebutnya.

Butler juga berterima kasih kepada masyarakat Medan, karena menerimanya dengan baik selama di PSMS. Dia berambisi membawa Ayam Kinantan tetap bertahan di Liga 1. “Melawan PS Tira, kami akan berusaha skuat tenaga untuk mendapatkan tiga poin,” pungkasnya.

Saat ini PSMS berada di peringkat 17 dengan 37 poin, tersisa dua laga lawan PS Tira dan PSM Makassar. Legimin Raharjo dkk butuk tambahan enam poin untuk memastikan bertahan di Liga 1 musim depan. (dek)

loading...
TAGS :