Menag Apresiasi Pembangunan UPT Asrama Haji
  • Dipublikasikan pada: Jan 12, 2019 Dibaca: 383 kali.

Agusman/sumut pos
BERKUNJUNG: Menag Lukman Hakim Syaifuddin saat berkunjung ke UPT Asrama Haji, beberapa hari lalu.


MEDAN, SUMUTPOS.CO – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Asrama Haji Medan terus berbenah guna peningkatkan pelayanan dalam menyambut musim haji tahun ini. Menteri Agama RI Lukam Hakim Syaifuddin pun mengapresiasi pembangunan gedung Unit Pelayanan Teknis (UPT) Asrama Haji Medan.

Apresiasi itu dikatakan Kepala UPT Asrama Haji Medan, Drs Sutrisno saat Menteri Agama mengadakan pertemuan dengan pengasuh pondok pesantren (ponpes) se-Sumut, kemarin. “Waktu Mentri Agama datang kemari, menanyakan tentang pembangunan asrama haji dan saya jelaskan. Menteri agama mengapresiasi dan mendukung pembangunan untuk pelayanan jamaah haji,” kata Sutrisno, kepada wartawan, Jumat (11/1).

Dalam pertemuan itu, Sutrisno menjelaskan, sudah menerima empat kali Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Pertama tahun 2014 pembangunan gedung Madinatul Hujjaj seluas 10.120 M dengan 176 kamar dan 2 aula. Digunakan untuk operasional haji. “Untuk operasional haji, cukup tapi 1 kamar buat 2 sampai 3 orang karena 1 kloter jamaah haji kan 393 orang,” sebutnya.

Tahun 2015, dari SBSN digunakan untuk mobiler gedung. 2017 untuk gedung jabal nur dan kamar VIP. Tahun 2018 untuk pembangunan aula bisa menampung 1.256 orang dengan 336 kamar. “Kalau 3 kloter, 1 kloter berangkat, 1 cadangan ditambah untuk petugas sekitar 400 orang karena 1 kloter bisa 200 petugas dan 200 dari P2IH dan P3IH,” ujarnya.

Dalam pertemuannya dengan Menteri Agama, lanjut Sutrisno, ia juga berharap direhabnya ruang makan. Bila nanti ada SBSN berikutnya, digunakan untuk pembangunan dapur dan ruang makan. Aula Siskohat untuk petugas dari Garuda, Kanwil Kemenag dan Imigrasi yang selama ini terpisah dan akan digabung agat lebih efektif.

Selain itu, jelas Sutrisno lagi, tahun 2019 direncanakan antara gedung H Anif dan aula dibuat Media Centre Haji (MCH) dan 2 kamar untuk observasi kalau ada jamaah haji yang mengalami TB Paru. Karena selama ini dirujuk ke rumah sakit. Juga pemanfaatan gedung MCH untuk perpustakaan haji diluar musim haji.

Sedangkan pembangunan gedung Madinatul Hujjaj untuk pemberangkatan jamaah haji, Sutrisno mengatakan, sudah selesai dilakukan finishing, tinggal memoles mana yang kurang. “Minggu depan dilakukan uji coba AC di gedung Madinatul Hujjaj,” pungkasnya. (man)

loading...
TAGS :