• Sebanyak 1.032 Peserta CASN Pemprovsu Lulus, Didominasi Guru dan Tenaga Medis
Sebanyak 1.032 Peserta CASN Pemprovsu Lulus, Didominasi Guru dan Tenaga Medis
  • Dipublikasikan pada: Jan 12, 2019 Dibaca: 554 kali.

Ilustrasi


MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelamar guru dan tenaga medis menjadi yang terbanyak dalam kelulusan calon aparatur sipil negara (CASN) 2018 pada formasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Adapun total kelulusan peserta formasi Pemprovsu berjumlah 1.032 orang, dari jumlah peserta yang bertarung di fase seleksi kompetensi bidang (SKB) sebanyak 1.242 orang.

“Artinya ada 210 orang yang gagal. Secara lengkap saya belum lihat data sebarannya, apakah untuk formasi guru, tenaga medis ataupun umum. Namun gambarannya yang terbanyak itu adalah tenaga medis, seperti jabatan dokter spesialis,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu, Kaiman Turnip kepada wartawan, Jumat (11/1).

Sebenarnya, kata dia, pengumuman kelulusan hasil peserta CASN formasin
Pemprovsu sudah pihaknya terima dari beberapa hari lalu. Namun lantaran Gubernur Edy Rahmayadi sedang ada kunjungan kerja ke luar kota, persetujuan darinya terlambat pihaknya proses. “Saya sampai mengutus staf untuk meminta tanda tangan pak gubernur, agar pengumuman hasil ini bisa segera kita sampaikan,” katanya.

Ia menambahkan, masih ada waktu setidaknya sampai akhir bulan ini guna menyampaikan hasil pengumuman CASN formasi Pemprovsu. Pihaknya menyarankan, kepada peserta yang lulus agar segera melengkapi pemberkasan yang dibutuhkan sesuai persyaratan. “Paling lama besok (hari ini, Red) hasilnya akan kita umumkan. Bagi 1.032 peserta yang lulus itu kami mengucapkan selamat dan segera lengkapi pemberkasan sebagaimana persyaratan yang diminta,” katanya.

Berkenaan pemberkasan yang perlu dilengkapi, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VI Medan, English Nainggolan sebelumnya menjelaskan, sesuai Peraturan BKN No.14/2018 antara lain yang penting nanti disiapkan yaitu surat lamaran, ijazah yang dilegalisir, surat keterangan catatan kebaikan (SKCK), surat dari BNN yang menyatakan bebas narkoba, serta surat-surat pernyataan seperti tidak pernah dihukum atau diproses hukum, dan pernyataan siap ditempatkan dimana saja.

“Ada juga pernyataan tidak sebagai anggota partai politik, jadi normatif saja sebenarnya syarat yang diminta,” katanya seraya mengaku tidak mengetahui kapan waktu pengangkatan ASN yang sudah lulus tahapan CASN. “Belum, belum ada arahan dari Jakarta. Nanti setelah pemberkasan selesai, lalu dikasih NIP-nya dan kepala daerah buat SK CPNS-nya. Kalau kita sih maunya secepatnya,” imbuh dia.

Ia menyebut, kemungkinan pemberkasan para peserta CASN yang lulus tidak dilakukan serentak.

“Mengenai itu belum ada arahannya dari Jakarta. Kemungkinan bisa serentak (pengumuman pemberkasan), namun kan belum semua pemda juga yang mengumumkan hasilnya,” katanya.

Ditegaskannya, bilamana ada formasi pada instansi pemda maupun kementerian yang tak terisi, tidak bisa untuk dilakukan pengajuan ataupun pengisian ulang pada jabatan dimaksud. “Ya, tidak bisa lagi. Kecuali ada pembukaan rekrutmen CPNS baru oleh pemerintah. Kondisi seperti itu dialami semua daerah, tidak hanya di Sumut,” katanya. (prn)

loading...
TAGS :