Berbagi Ilmu Pertambangan kepada Mahasiswa

Tambang Emas Martabe Gelar ECJ dan Kompetisi Fotografi di Ajang PRSU

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, bersama Direktur Keuangan, foto bersama mahasiswa du acara ECJ Tambang Emas Martabe di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2019, Sabtu (9/3/2019).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources kembali berbagi pengetahuan praktik pertambangan kelas dunia yang diterapkan di Tambang Emas Martabe kepada para mahasiswa. Berbagi ilmu itu digelar di ajang E-Coaching Jam Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2019, Sabtu (9/3/2019). Lebih dari 400 mahasiswa ditargetkan berpartisipasi di gelaran ECJ tahun ini.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengemukakan ECJ Tambang Emas Martabe merupakan wadah komunikasi baik secara online maupun temu muka, yang memungkinkan para mahasiswa berbagai jurusan terkait dunia pertambangan dari sejumlah universitas di Sumatera Utara untuk mendapatkan bimbingan dari para praktisi Tambang Emas Martabe. Bimbingan ini dimaksudkan untuk melengkapi pendidikan akademis agar para mahasiswa lebih siap terjun ke dunia tambang.

“Penekanan pada ECJ di PRSU 2019 adalah pengetahuan mengenai aspek-aspek utama yang menjadikan Tambang Emas Martabe tambang berkelas dunia dan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan. Selama lebih dari 6 tahun beroperasi penuh, kami sangat berkomitmen pada pengelolaan lingkungan, operasional, keselamatan dan kesehatan, serta sumber daya manusia khususnya penerapan inisiatif keberagaman gender. Dengan begitu kami bisa terus berupaya meningkatkan kontribusi sosial dan finansial signifikan khususnya di daerah Tapanuli Selatan, serta provinsi Sumatera Utara dan tentunya negara serta masyarakat Indonesia,” jelas Katarina.

Lebih lanjut Katarina merinci, ada empat sesi ECJ yakni pada 9 Maret 2019, Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Tambang Emas Martabe, serta Sumber Daya Manusia dan Keberagaman. Tak hanya itu, pada 6 April 2019, dengan tema Pertambangan bertema Praktik Pengeboran dan Peledakan di Tambang Emas Martabe dan Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)

“ECJ merupakan program yang sudah kami laksanakan sejak 2014. Sejak pertama kali diluncurkan, total pemateri yang telah berkontribusi di ECJ yakni 17 orang. Dan mahasiwa yang menerima manfaat mencapai hampir 1.800 orang di seluruh Indonesia, tidak hanya di Sumut. Kami berharap ECJ dapat membantu para mahasiswa yang nantinya akan berkecimpung di dunia pertambangan,” jelasnya.

Bagi para mahasiswa yang ingin mengikuti ECJ, Tambang Emas Martabe menyediakan gratis tiket masuk PRSU untuk 40 pendaftar pertama setiap sesinya. Pendaftaran bisa dilakukan melalui Whatsapp ke nomor 08118436835 atau 081113903465 dengan menyebutkan nama, kampus, dan materi ECJ.

Selain ECJ, pada PRSU 2019, Tambang Emas Martabe juga menyelenggarakan Kompetisi Fotografi bertema New Spirit of Martabe Gold Mine. Kompetisi ini dibuka untuk umum sejak 8 Maret 2019 hingga 3 April 2019.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kompetisi tersebut, bisa langsung datang dan mengambil gambar di booth Tambang Emas Martabe. Peserta mengunggah foto tersebut di akun Instagram (akun tidak diprivat) masing-masing dengan menyertakan tagar #tambangemasmartabePRSU2019 #enamtahuntambangemasmartabeberbagi #agincourtresourcesmartabegoldmine. Foto tidak mengandung SARA, dan peserta harus mencantumkan nama dan tanda tangan di buku tamu. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada Sabtu, 6 April 2019.

Tambang Emas Martabe juga akan menampilkan kegiatan pemberdayaan masyarakat sekitar tambang yang sudah berjalan sangat baik selama ini, hasil operasional dan programpengelolaan lingkungan seperti contoh batuan, bullion, maket tambang, dan tanaman herbarium. Tak hanya itu, ditampilkan pula beberapa produk binaan pengembangan masyarakat.

“Tambang Emas Martabe setiap tahun berpartisipasi di PRSU. Kami berkomitmen untuk selalu menyediakan informasi lengkap mengenai tata kelola tambang yang bertanggung jawab serta berbagai bentuk nyata kontribusi perusahaan khususnya terhadap masyarakat lingkar tambang, Tapanuli Selatan, dan Sumut secara keseluruhan,” tutup Katarina. (Rel/mea)

loading...
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *