TERDUGA TERORIS DI SIBOLGA
Bom Meledak, Polisi Upayakan Istri & Anak Abu Hamzah Menyerah
  • Dipublikasikan pada: Mar 12, 2019 Dibaca: 378 kali.

Ratusan personil gabungan TNI/Polri dikerahkan ke Jalan Cenderawasih Kota Sibolga, Sumut, tepatnya di depan Masjid Al Mukhlisin, karena ledakan bom di salah satu rumah warga.


JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dua orang warga dan seorang polisi, terluka dalam sebuah ledakan di rumah salahsatu warga di Jalan Cendrawasih, tepatnya di depan Masjid Al Mukhlisin, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019) sore .

Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan, awalnya pihaknya menangkap terduga teroris Husain alias Abu Hamzah (26), dikenal dengan panggilan Upang, Selasa siang pukul 14.23 WIB. Densus 88 Anti-Teror kemudian membawa Upang ke rumahnya untuk melakukan penggeledahan. Upang sehari-harinya bekerja sebagai mekanik listrik.

“Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi bom meledak yang melukai petugas. Kita tidak tahu apakah diremot dari dalam atau ada sesuatu. Ada petugas terluka,” kata Iqbal.

Di dalam rumah tersebut ada istri dan anak pelaku.

Dua orang warga yang terluka yakni Naim (42), pekerjaan nelayan, juga warga Jalan Cendrawasih. Seorang lagi  identitasnya belum disebutkan, juga seorang nelayan. Keduanya langsung dilarikan ke RS Metta Medika Sibolga.

Ratusan personel gabungan TNI/Polri dengan bersenjata lengkap dikerahkan menuju lokasi ledakan.

Pukul 15.15, personel Densus 88 Mabes Polri melakukan sterilisasi di lokasi ledakan dengan police line, dibantu personel Poldasu dan Polres Kota Sibolga.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan, ledakan di Sibolga itu terkait dengan terorisme. “Saat ini tim Densus 88 dan Polres setempat dibantu oleh tokoh-tokoh masyarakat sedang melakukan upaya negoisiasi agar diduga istri dan anak pelaku menyerahkan diri,” ujar Iqbal.

Peristiwa ledakan masih dalam penyelidikan personel Densus 88 Mabes Polri.  (mea/kps/net)

loading...