Diduga Terlibat Makar, Polisi Jemput Paksa Dosen di Medan

Rafdinal, seorang dosen di Medan, dijemput paksa polisi karena diduga terlibat makar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polda Sumatera Utara (Sumut) menjemput seorang pria bernama Rafdinal, seorang dosen di salahsatu PTS di Medan, yang diduga terlibat dalam dugaan tindakan makar, Senin (27/5/2019).

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan yang dikonfirmasi menjelaskan, Rafdinal dijemput dari kediamannya oleh petugas, pada Senin siang. Usai dijemput, Rafdinal kemudian akan dibawa ke Polda Sumut untuk dimintai keterangannya. “Baru saja. Nanti kalau sudah sampai ke komando baru kita ambil keterangannya,” ucapnya.

Kendati begitu, MP Nainggolan mengaku belum bisa memberikan penjelasan yang lebih detail terkait penangkapan ini. Hanya saja sepengetahuan dia, Rafdinal diamankan atas dugaan makar yang terjadi di Jalan Brigjen Katamso-MT Haryono-Jalan Sisingamangaraja, Medan saat dilangsungkannya pawai obor beberapa waktu lalu.

“Jadi saat itu ada pawai obor di malam hari. Diduga ada upaya tindakan makar di situ,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Sumut telah melakukan pemanggilan terhadap enam orang warga lainnya terkait kasus dugaan makar untuk dimintai keterangannya sebagai saksi. Keenamnya nya adalah Heriansyah, warga Jalan Balaidesa, Angga Fahmi mahasiswa UMSU, Fatra warga Jalan Sekretariat Masjid Raudhatul Islam, Jalan Yos Sudarso Gang Peringatan. Kemudian, Rabu Alam Syahputra warga Dusun III Desa Telaga Sari Tanjung Morawa, pengurus FUI Sumut Indra Suheri, dan pengurus Aksi Cepat Tanggap (ACT) Rinaldi.

Sebelumnya, mereka diadukan oleh seseorang bernama Suheri Prasetyo. Laporan itu atas aksi dugaan makar yang terjadi pada Sabtu 4 Mei 2019 di Jalan Brigjen Katamso-MT Haryono-Jalan Sisingamangaraja, Medan yang dilakukan oleh Rafdinal dkk. (kps)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *