Pemko Tebingtinggi Gelar Halalbihalal, Umar Zunaidi: ASN Melayani tanpa Imbalan

sopian/sumut pos
HALALBIHALAL: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika melakukan halalbihalal dengan ASN se-Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menghadiri Halalbihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kota Tebingtinggi, sekaligus tepung tawar Calon Haji (Calhaj) para ASN se-Kota Tebingtinggi di Gedung Balai Kartini, Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Kamis (13/6).

Hadir dalam kegiatan ini Ketua MUI Tebingtinggi Ahmad Dalil Harahap, Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, Kepala Kemenag, Danramil 13 Kapten PM Simanjuntak, para OPD, Camat dan Lurah beserta para ASN se Kota Tebingtinggi.

Dalam sambutannya, Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa setiap tahun Pemerintah Kota Tebingtinggi melaksanakan Halalbihalal. Hal ini dilaksanakan guna untuk mempererat tali silaturahmi antara para ASN dan sinergritas di dalam lingkungan Pemerintahan Kota Tebingtinggi.

Umar berharap acara ini jangan dijadikan hanya sekedar seremonial saja, tapi jadikan sebagai semangat baru kedepan untuk lebih baik lagi. Begitu juga dengan calon jemaah haji asal Kota Tebingtinggi yang dari jajaran ASN, untuk terus meningkatan amal ibadahnya sebelum melaksanakan ibadah haji.

“ASN harus terus menjaga sulatuhrami dengan baik sesama umat islam dan umat lainnya serta meningkatan kinerjanya dalam melayani masyarakat,” bilangnya.

Dalam hal ASN menjadi pelayan masyarakat, ASN dilarang memungut atau menerima imbalan dari masyarakat dalam memberikan pelayanan; karena tujuan menjadi ASN adalah untuk melayani masyarakat bukan minta dilayani oleh masyarakat.

Sedangkan kepada jemaah haji ASN dari Tebingtinggi diharapkan bisa terus menjaga kesehatan dan terus belajar bagaimana manasik haji itu, karena dengan belajar yang benar akan membuat kita menjadi haji yang mabrur.

“Jemaah haji dari ASN di lingkungan Pemko Tebingtinggi harusnya bisa bersyukur kepada Allah SWT, karena saat ini untuk berangkat haji harus menunggu daftar antri hingga sepuluh sampai lima belas tahun lamanya,” ungkap Umar Zunaidi.

Sedangkan kepada ASN yang belum bisa berangkat haji hendaknya bisa mendoakan, agar yang berangkat tahun ini bisa menjadi haji yang mabrur dan kepada ASN yang belum berangkat untuk mempersiapkan dirinya mendaftar sebagai calon jamaah haji selanjutnya. (ian/han)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *