PSMS Vs PSGC, Wajib Menang

RIBAK SUDE Pemain PSMS Eki Fauzy Syahputra kembali menjadi starter saat PSMS menjamu PSGC Ciamis di Staduin Teladan, Kamis (8/8) sore ini. PSMS wajib menang untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS bakal melakoni laga kandang terakhirnya di putaran pertama Liga 2 musim 2019. Ayam Kinantan akan menjamu PSGC Ciamis di Stadion Teladan, Kamis (8/8/) sore.

Bagi PSMS, tak ada kata lain, kecuali menang pada laga ini. Anak asuh Abdul Rahman Gurning itu membutuhkan tambahan tiga angka untuk tetap bersaing di papan atasn

Saat ini, PSMS berada di peringkat empat klasemen Wilayah Barat. Ayam Kinantan mengoleksi 17 angka dari 9 laga. Jika menang, mereka minimal naik ke posisi kedua.

Selain itu, PSMS juga membutuhkan kemenangan sebelum bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh. “Ini adalah laga kandang terakhir kita di putaran pertama. Apapun ceritanya, kita wajib menang,” ujar pelatih PSMS Abdul Rahman Gurning pada konferensi pers, Rabu (7/8).

Gurning optimis PSMS mampu mengamankan tiga poin dari laga ini. Pasalnya, timnya akan tampil dengan kekuatan penuh dan sedang dalam motivasi tinggi. “Kita tampil full team. Semua pemain siap bermain, kecuali M Iqbal yang mengalami cedera,” sebut Gurning.

Pelatih berusia 61 tahun itu semakin percaya diri karena tamu datang tanpa kekuatan penuh. Empat pemain PSGC tidak bisa bermain, termasuk pemain naturalisasi Bio Paulin.

Meski begitu, Gurning menginstruksikan pemainnya untuk tetap mewaspadai pemain PSGC. Walau berada di dasar klasemen, tapi bukan jaminan mudah untuk menaklukkan tim dengan julukan Laskar Galuh itu. “Kita harus konsentrasi dari awal hingga pertandingan berakhir. Posisi PSGC berada di dasar klasemen bukan menjadi jaminan mereka mudah ditaklukkan. Dalam pertandingan sepak bola, semua bisa terjadi,” tegasnya.

Gurning diperkirakan akan menurunkan formasi seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya. Dia masih akan mengandalkan Ilham Fathoni atau Natanael Siringo-ringo untuk memecah kebuntuan, jika penyerang tumpul.

Sedangkan PSGC datang ke Medan dengan membawa 16 pemain. Mereka tiba tanpa empat pemain pilar yakni Bio Paulin, Zulvin Zamrun, Asep Saeful dan Budiawan. Bio dan Zulvin mengalami cedera, sedangkan Asep dan Budiawan terkena akumulasi.

Meski tanpa empat pemain inti, PSGC tetap akan berusaha mencuri poin dari Teladan. “Kami tetap berusaha mencuri poin dari PSMS. Meski tuan rumah memiliki nama besar, kami tidak gentar. Apapun bisa terjadi dalam sepak bola,” tegas asisten pelatih PSGC Ayi Daud.

Ayi menambahkan, suasana di tim PSGC tetap kondusif, meski baru saja ditinggal pelatih kepala Heri Setiawan. “Walau sempat ditinggal pelatih, kita sempat memang lawan PSPS, tapi kalah lagi lawan Persibat Batang. Kondisi tim masih kondusif dan tidak ada masalah,” ungkapnya.

Pertandingan antara PSMS melawan PSGC bakal dimulai pukul 15.30 WIB. (dek)

loading...
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *