Demokrat-Golkar Makin Mesra, HM Sajali Digadang Bersanding dengan Zainuddin Purba

Metropolis Politik
SAFARI POLITIK: Ketua DPC Partai Demokrat Binjai HM Sajali (duduk dua dari kanan) dan Ketua DPD Partai Golkar Binjai Zainuddin Purba (duduk dua dari kiri) bersama pengurus lainnya saat safari politik di Kantor DPC Demokrat Binjai, Minggu (25/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hubungan Partai Demokrat dan Partai Golkar Kota Binjai semakin mesra. Bahkan digadang-gadang, Ketua DPC Partai Demokrat HM Sajali bakal disandingkan dengan Zainuddin Purba yang sudah mendapat restu dari DPD Partai Golkar Sumut untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Binjai.

Sebagai pemenang Pilkada Kota Binjai pada 2015 dengan mengusung HM Idaham dan Timbas Tarigan, Partai Demokrat bakal kembali mengusung kadernya di Pilkada Binjai 2020 mendatang. Santer dikabarkan, Ketua DPC Partai Demokrat HM Sajali yang bakal diusung partai berlambang mercy tersebut.


“Kader yang meminta saya untuk maju. Saya siap kalau memang mendapat perintah dari pusat dan provinsi,” kata Sajali ketika dikonfirmasi Sumut Pos usai menerima kunjungan politik pengurus DPD Partai Golkar Kota Binjai ke sekretariat mereka Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Binjai Kota, Minggu (25/8).

Namun menurut Sajali, hingga kini ia belum ada mendapat petunjuk maupun perintah dari DPP Partai Demokrat terkait pencalonan dalam Pilkada 2020.

Meski demikian, kata dia, internal Partai Demokrat Kota Binjai sudah membahasnya. Bahkan mengerucut pada dirinya untuk diusung menjadi bakal calon wali kota maupun wakil wali kota.

Disinggung kemungkinan disandingkan dengan Zainuddin Purba yang diusung Partai Golkar, pria yang akrab disapa Bajor ini hanya menjawab diplomatis. “Segala sesuatu enggak ada yang mustahil di dalam politik,” jawabnya.

Bajor mengaku gembira menyambut kedatangan Zainuddin Purba dan lainnya dalam agenda safari politik Partai Golkar ini. Dalam kesempatan itu terjadi diskusi terkait rencana pembangunan Kota Rambutan ke depan.

Jelang Pilkada 2020, kata Bajor, baru Partai Golkar yang menjalin komunikasi dengan mereka. “Ini menuju komitmen. Artinya, silaturahim ini mendiskusikan bagaimana menjadikan Binjai yang cemerlang, Binjai yang hebat. Binjai yang benar-benar dibangun oleh orang-orang Binjai, yang tahu Kota Binjai. Jadi memang belum ada komitmen yang terikat,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Binjai, Zainuddin Purba mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Kota Binjai. Pria yang akrab disapa Pak Uda ini menilai, Juni 2020 yang dikabarkan jadwal pendaftaran untuk Pilkada Binjai itu hanya dalam hitungan jam saja bagi politisi.

Karenanya, Golkar yang meraih 6 kursi pada Pileg 2019 terus gencar bersafari dengan sejumlah partai. Partai Demokrat merupakan partai keempat yang dikunjungi Golkar Binjai. “Maka, kita melakukan roadshow meyakinkan ketua-ketua partai politik yang kita kunjungi agar percaya diri, itu yang utama. Yang siang malam mengurus masyarakat, ayo kita satukan persepsi,” kata Ketua DPRD Kota Binjai ini.

Disinggung soal peluang berkoalisi dengan Partai Demokrat, kata dia, Golkar menyatakan siap. “Tapi pak ketua ini masih menunggu yang terbaik. Demokrat butuh waktu untuk rapat di internal melaporkan ke tingkat 1 dan DPP,” pungkasnya.

Berdasarkan catatan Sumut Pos, pertemuan jajaran pengurus Partai Demokrat dan Partai Golkar ini sudah dua kali terjadi. Sebelumnya pada Senin (17/6) malam lalu, Zainuddin Purba dan Sajali terlihat bertemu di salah satu tempat nongkrong di kawasan Binjai Kota. Terlihat mobil dinas BK 1228 R milik Ketua DPRD Binjai, Zainuddin Purba parkir di lokasi pertemuan. Ternyata, mobil dinas tersebut dipakai Sajali.

Wartawan Sumut Pos sempat berpapasan dengan Sajali di tempat nongkrong tersebut. Dia tidak sendirian, melainkan bersama dua kader Partai Demokrat lainnya. Dikonfirmasi via WhatsApp saat itu, Sajali belum mau terbuka mengenai penjajakan yang dilakukan dengan Partai Golkar dalam menghadapi Pilkada 2020.

Apalagi ketika ditanya tentang kemungkinan pemicaraan dengan Partai Golkar malam itu, adalah soal paket pasangan Zainuddin Purba dan Sajali menjadi bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai 2020, dia malah balik bertanya.

“Kabar dari mana?” tanya Sajali melalui WhatsApp, Selasa (18/6).

Namun begitu, ia menjawab juga, bahwa peluang koalisi Golkar-Demokrat bisa saja terjadi atau sama sekali tidak terjadi. “Semua masih cair. Belanda masih jauh. Semua masih cair, kita tunggu filmnya main ya,” sambung Sajali yang kini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Binjai.

Namun saat didesak lebih lanjut, Bajor akhirnya memberi keterangan. “Yang jelas Demokrat akan ikut bertarung dalam konstelasi Pilkada 2020 ini. Berpasangan dengan siapa saja, terbuka lebar segala kemungkinan. Cukup ya, jangan terbuka semua entar enggak seru,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai Zainuddin Purba ketika dikonfirmasi tentang keinginannya mencalonkan diri menjadi Wali Kota Binjai tak membantahnya. “Munafik namanya jika seorang ketua partai tidak ingin maju sebagai calon kepala daerah,” kata Zainuddin di kediamannya, beberapa waktu lalu.

Pria yang akrab disapa Pak Uda ini pun mengaku jika mereka ingin membuka peluang koalisi bersama Partai Demokrat. Ketika ditanya tentang kemungkinan dirinya akan berpasangan dengan Ketua DPC Demokrat Kota Binjai HM Sajali, dia malah balik bertanya kepada Sumut Pos, apakah dirinya cocok dipasangkan dengan Sajali.

Berdasarkan hasil Pemilu serentak 2019 lalu, Partai Golkar mendapat 6 kursi di DPRD Kota Binjai. Dengan begitu, Partai Golkar sudah dapat mengusung pasangan calon tanpa harus berkoalisi, karena sudah memenuhui syarat 20 persen dari total 30 kursi di DPRD Binjai.

Sedangkan Partai Demokrat mendapat 3 kursi, sehingga butuh 3 kursi lagi untuk dapat mengusung pasangan calon. Karenanya, bukan tidak mungkin koalisi Golkar-Demokrat bakal terjadi. (ted)

loading...