Temuan 5 Kg Sabu dan 24.725 Ekstasi Tak Bertuan, Pengirim dan Penerima Sudah Diketahui

Hukum & Kriminal
PERLIHATKAN: Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto memperlihatkan narkotika tidak bertuan.
tEDDY/SUMUT POS

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto didampingi Kasat Res Narkoba AKP M Yunus Tarigan memaparkan 5 kilogram sabu dan 24.725 butir pil ekstasi tak bertuan yang ditemukan, Sabtu (24/8) lalu. Barang bukti itu dikemas dalam dua kardus. Masing-masing kardus berisikan 5 bungkus.

Narkotika itu dikirim menggunakan Bus Bintang Utara. Menurut Kapolres, tujuannya memang ke Kota Binjai.

Barang bukti itu disita dari tempat penitipan di Terminal Bus Binjai, Jalan Ikan Paus, Kelurahan Dataran Tinggi, Binjai Timur, Sabtu (24/8) lalu.

“Terima kasih kepada Kasat Narkoba yang baru menjabat sepekan. Saya apresiasi,” kata mantan Danyon A Pelopor Brimob Satbrimobdasu ini.

Dia menambahkan, 50 ribu warga Kota Binjai terselamatkan dari bahaya narkotika. Untuk pemilik, pengirim dan penerima paket sabu dan inex itu, katanya, masih dalam penyelidikan.

Menurut dia, pihaknya sudah mengantongi identitas pengirim dan penerima barang haram tersebut. Kepada masyarakat, dia mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan.

Berkat masyarakat, pengungkapan yang dilakukan polisi berhasil. “Informasikan kepada kita kalau masyarakat mengetahui adanya peredaran narkoba di Kota Binjai. Pasti akan kita tindaklanjuti,” beber dia.

“Penyidik masih mendalami. Itu teknis penyidikan, tidak bisa disampaikan kepada publik,” tandasnya saat disinggung langkah lebih jauh.

Pada kardus tertulis nama pengirim asal Dumai atas nama Anwar dengan penerima barang tertulis H Hanif tujuan Kota Binjai. Polisi juga sempat menunggu dua hari untuk mengetahui siapa penerima yang mengambil pil dugem dan sabu tersebut. Namun setelah ditunggu, paket tersebut tak kunjung diambil. Diduga pelaku sudah mengetahui paket miliknya sudah diamankan petugas.

Kasat Res Narkoba Polres Binjai, AKP M Yunus Tarigan menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap nomor yang tercantum di atas kardus. Namun, katanya, tidak aktif. “Kita selidiki titiknya berada di Dumai,” ungkapnya.(ted/ala)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *