Peringkat PSMS Turun Lagi

LATIHAN: Para Penggawa PSMS Medan saat sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Usai kalah dari Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf, Serang , Banten, Jumat (6/9) lalu, PSMS Medan sudah turun ke peringkat 6 klasemen sementara Liga 2 2019 Wilayah Barat. Per Minggu (8/9), Ayam Kinantan kembali merosot ke posisi 7, usai semua tim selesaikan laga pekan ke-15.

Sabtu (7/9) lalu, Persibat unggul dengan skor 2-1 atas Blitar Bandung United FC. Minggu (8/9), ada 3 pertandingan yang digelar, yakni PSPS Riau kontra Persita Tangerang yang dimenangkan Persita dengan skor 2-1. PSGC Ciamis berhasil menang dengan skor tipis 1-0 atas Aceh Babel United FC, dan PSCS Cilacap ditahan imbang oleh Sriwijaya FC dengan skor 1-1.

Dari seluruh hasil pertandingan di pekan ke-15 Liga 2 2019 Wilayah Barat, PSMS pun harus turun peringkat lagi ke posisi 7. Dengan koleksi 24 poin, kini posisi Ayam Kinantan masih belum aman dari incaran tim di bawahnya, Aceh Babel United dengan 22 poin.

Langkah PSMS untuk lolos ke 8 besar memang belum terhenti, dengan mengejar poin tim 4 besar saat ini, masih memungkinkan untuk Ayam Kinantan kembali merangsek ke papan atas. Ada Sriwijaya FC dengan 31 poin, Persiraja Banda Aceh 27 poin, Perserang Serang 26 poin, dan PSCS Cilacap 26 poin.

Usai kalah dari Perserang, Pelatih PSMS Abdul Rahman Gurning resmi mengundurkan diri, dan posisinya digantikan Jafri Sastra, yang mulai menangani skuad sejak Minggu (8/9). Dan langsung memimpin latihan Legimin Rajarjo dan kawan-kawan sore harinya.

Selain Jafri, PSMS turut mendatangkan Pelatih Fisik Budi Kurnia dan Pelatih Kiper M Sahbani. Sahbani menggantikan posisi Sugiar, yang turut mengundurkan diri.

Ketiga pelatih baru tersebut dikontrak hingga November 2019 mendatang. Ketiganya akan bergabung bersama Asisten Pelatih Edy Syahputra, yang tidak ikut mengundurkan diri.

Jafri mengaku tertantang menangani PSMS. Dia optimis mampu membawa Ayam Kinantan kembali ke trek kemenangan dan lolos ke babak 8 besar.

“Saya mempertaruhkan reputasi dengan datang ke Medan. Tapi saya yakin bisa membawa PSMS lebih baik. Untuk itu, saya mengharapkan dukungan mulai dari manajemen hingga supporter,” harap Jafri.

Pelatih berusia 54 tahun ini, langsung dihadapkan dengan tugas berat. Dia hanya memiliki waktu beberapa hari sebelum memimpin PSMS menghadapi PSCS Cilacap di Stadion Teladan Medan, Kamis (12/9) mendatang.

Namun, pria asal Sumatera Barat itu, tetap yakin bisa langsung memperbaiki PSMS. “Saya sudah mengikuti perkembangan PSMS. Saya juga sudah kenal dengan Edy Syahputra. Begitu juga dengan pemain, ada beberapa sudah pernah saya latih, seperti Syaiful Ramadhan, Ilham Fathoni, dan Elina Soka. Jadi tidak ada masalah dengan adaptasi,” pungkas Jafri. (bbs/saz)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *