Dipasangkan untuk Maju di Pilkada Medan 2020, Duet Ihwan-Dahnil Dapat Dukungan

BERSAMA KETUM: Ihwan Ritonga bersama Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Usulan mengawinkan dua kader muda Gerindra, Ihwan Ritonga dan Dahnil Anzar Simanjuntak di Pilkada Kota Medan 2020, mendapat respon positif dari DPD Partai Gerindra Sumut dan DPC Partai Gerindra Kota Medan. Namun begitu, semua keputusan adan

di tangan DPP, apakah akan memasangkan keduanya, atau hanya akan memilih salah satu untuk dipasangkan dengan tokoh lain.

“Pada prinsipnya, kami pasti mendukung. Ihwan dan Dahnil itukan sama-sama kader kita. Mereka berdua juga bagus,” kata Wakil Ketua Gerindra Sumut, Muhammad Subandi menjawab Sumut Pos, Selasa (10/9).

Namun mengenai persoalan siapa yang layak diusung di antara keduanya, atau malah keduanya yang diduetkan mengingat Gerindra memungkinkan mengusung calon sendiri, Subandi belum mau berkomentar banyak. Lagi-lagi dia menyampaikan, sampai kini rekomendasi DPP belum keluar terkait nama calon yang akan diusung itu. “Jangan, jangan dulu. Belum keluar surat dari DPP siapa yang direkom. Tanya sama ketua langsung saja,” katanya.

Anggota DPRD Sumut terpilih ini juga menambahkan, jika sudah ada rekomendasi DPP terkait nama kader partai mereka yang akan diusung, maka pihaknya siap mengawal dan mendukung penuh kebijakan tersebut. “Ya, kami tentu siap mengawal dan mendukung bilamana itu sudah menjadi instruksi dan kebijakan partai,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kota Medan, Bobby O Zulkarnain juga mengatakan, mereka selalu menampung dan menghargai setiap usulan yang masuk, termasuk usulan disandingkannya kedua tokoh tersebut sebagai pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan pada Pilkada Medan 2020 dari Partai Gerindra.

Begitu pun tanggapannya terkait usulan itu. Bobby menuturkan, tidak pernah ada kata tertutup untuk setiap peluang yang ada. “Namanya peluang, ya bisa saja terjadi. Peluang selalu terbuka. Ihwan dipasangkan dengan Dahnil atau dipasangkan dengan siapapun, peluang selalu terbuka. Politik itukan dinamis dan apapun tentu masih bisa terjadi,” ucap Bobby kepada Sumut Pos, Selasa (10/9).

Disebutkannya, DPC Gerindra Medan tentu sangat mendukung usulan itu bila pihak DPP menyetujuinya. Menurutnya, sah-sah saja bila keduanya dipasangkan untuk Pilkada Medan 2020. Keduanya dinilai punya kelebihan masing-masing dalam membangun Kota Medan dan merupakan salah satu kombinasi yang baik. “Ihwan Ritonga itu tokoh kuat di Kota Medan, beliau sudah sangat dikenal oleh masyarakat Kota Medan, sudah teruji dan terbukti banyaknya rakyat yang kembali memilih Ihwan pada Pemilu 2019 untuk kembali duduk di DPRD Medan. Bagi kami, ‘menjual’ Ihwan Ritonga di Kota Medan pada Pilkada Medan 2020 bukanlah hal yang sulit,” ujar Bobby.

Di sisi lain, kata Bobby, Ihwan juga dinilai sudah sangat memahami kondisi dan persoalan yang dihadapi oleh Kota Medan, pengalamannya sebagai Wakil Ketua DPRD Medan selama 5 tahun juga dinilai membuat Ihwan paham betul solusi untuk berbagai masalah itu. “Kalau di partai, saya pikir Ihwan tak usah diragukan lagi, loyalitasnya dalam membesarkan Partai Gerindra hingga partai ini bisa dua kali berturut-turut menjadi partai pimpinan di DPRD Medan sudah jelas terbukti,” katanya.

Di sisi lain, Bobby mengakui bahwa Dahnil juga memiliki kelebihan yang mungkin tidak dimiliki oleh Ihwan Ritonga. Bobby mengakui, mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu punya kedekatan yang baik dengan pimpinan di pusat.

“Kalau sudah bicara tentang pusat, tentu pembangunan Kota Medan tidak akan terlepas dari peran pusat dan Dahnil punya akses yang baik dengan tokoh-tokoh dipusat. Jadi kalaupun keduanya mau dipasangkan, itu bida saja jadi kombinasi yang tepat, yang satu sangat memahami kondisi Kota Medan dan yang satu lagi punya akses yang baik dengan pusat,” jelasnya.

Namun begitu, kata Bobby, semua keputusan ada di tangan DPP, apakah akan memasangkan keduanya, atau hanya akan memilih salah satu diantaranya atau juga bisa memilih tokoh lainnya.

Menanggapi hal itu, kepada Sumut Pos, Ihwan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mempermasalahkan dengan siapapun nantinya dirinya akan dipasangkan oleh partai apabila ia diberi amanah oleh DPP untuk maju pada Pilkada Medan 2020. “Saya siap bila dipasangkan dengan siapapun oleh partai. Saya tidak mau bicara soal satu nama, baik itu Dahnil atau siapapun.

Baik Dahnil atau siapapun itu, bila partai memberikan perintah dan amanah kepada saya untuk maju di Pilkada tahun depan, tentu saya siap. Mungkin partai punya pilihan dan pertimbangan sendiri siapa yang akan dipasangkan dengan saya apabila saya diberi amanah untuk maju oleh DPP,” tegasnya.

Sekali lagi, Ihwan menuturkan, siapapun nantinya yang dipilih DPP Gerindra untuk maju di Pilkada tahun depan, baik itu dirinya sendiri, Dahnil atau siapapun kader Gerindra lainnya, ia yakin bahwa Prabowo dan pengurus di DPP dapat menilai secara Objektif. “Siapapun yang dipilih, saya yakin DPP menilai secara Objektif. DPP pasti akan memilih kadernya yang punya potensi untuk maju dan menang di Pilkada Medan tahun depan,” tandasnya. (prn/map)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *