Jabatan Direktur RSUD Djoelham Binjai Minim Peminat

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sudah sepekan lebih dibukanya seleksi jabatan untuk eselon II di jajaran Pemko Binjai, jabatan sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Kota Binjai, masih minim peminat. Buktinya, baru 2 Pelamar yang menyerahkan berkas ke Tim Panitia Seleksi.

“Baru 2 sejauh ini,” kata Kabid Diklat BKD Binjai, Fauzi.

Namun sayang, dia mengaku tak tahu siapa-siapa saja 2 pelamar tersebut. “Saya belum tahu nama-namanya,” tukasnya.

Bagi yang ingin melamar harus melengkapi sejumlah persyaratan. Di antaranya, berstatus PNS di lingkungan Pemko Binjai yang sudah memenuhi syarat pangkat dan usia maksimal 56 tahun per satu Januari 2020, memiliki pangkat golongan ruang serendahnya Pembina (IV a), memiliki kompetisi (teknis, manajerial, sosial kultural) sesuai standart jabatan yang ditentukan, miliki pengalaman di bidang tugas terkait minimal lima tahun, lulus diklat Tingkat III Diutamakn diklat Tingkat II, dikecualikan bagi jabatan fungsional ahli madya.

Untuk Tim Pansel termasuk Sekda Binjai yang telah ditunjuk KASN. Pansel telah disetujui KASN, itu ada Sekda, Prof Hasyim Purba, Iskandar Zulkarnain, Yusmadi Yusuf, dan tokoh masyarakat H Fadlan.

Tiga tahapan dilaksanakan dalam seleksi ini. Yakni, tahapan seleksi administrasi, seleksi manajerial dan sosial kultural, seleksi kompetensi bidang dan wawancara akhir dan terakhir akan diumumkan hasilnya.

Seleksi terbuka untuk jabatan Direktur RSUD Djoelham Binjai sejak Selasa (29/10) sampai 13 November 2019 mendatang atau 15 hari kerja. (ted/han)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *