PSMS Vs Persik 1-1, Finishing Masih Buruk

DUEL DI UDARA
Pemain PSMS Bruno Casmir berebut bola di udara dengan para pemain Persik Kediri pada laga perdana Grup B Babak Delapan Besar Liga 2 di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (10/11) sore. PSMS dan Persik Kediri harus puas dengan hasil imbang 1-1.
DUEL DI UDARA Pemain PSMS Bruno Casmir berebut bola di udara dengan para pemain Persik Kediri pada laga perdana Grup B Babak Delapan Besar Liga 2 di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (10/11) sore. PSMS dan Persik Kediri harus puas dengan hasil imbang 1-1.

PALEMBANG, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan hanya mampu bermain imbang saat menghadapi Persik Kediri pada laga perdana Grup B Babak Delapan Besar Liga 2 di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (10/11) sore. Dalam laga ini, finishing Ayam Kinantan masih buruk.

Pada laga ini, kedua tim memulai laga dengan berhati-hati. Kedua tim tidak banyak melakukan serangan, sehingga bola lebih banyak bergerak di lapangan tengah. Tempo permainan sedikit berubah di pertengahan babak pertama. Baik PSMS dan Persik mulai berani melancarkan serangan.

Petaka menghampiri PSMS di injury time babak pertama. Syaiful Ramadhan melakukan pelanggaran, dan menghasilkan tendangan bebas bagi Persik. Galih yang bertindak sebagai algojo, sukses memperdaya penjaga gawang PSMS Alfonsius Kelvan.

Tertingal di babak pertama, PSMS meningkatkan permainan di babak kedua. Mereka pun menekan pertahanan Persik Kediri. Beberapa peluang pun diperoleh Ayam Kinantan.

Ilham Fathoni berpeluang menyamakan kedudukan pada menit ke-56. Sayang, tendangannya masih bisa diblok kiper Persik Fajar Setya. Fajar kembali memblok tendangan Ilham pada menit ke-62.

Melihat anak asuhnya kesulitan menjebol gawang lawan, pelatih PSMS Jafri Sastra melakukan pergantian pemain. Ilham Fathoni ditarik dan digantikan Natanael Siringo-Siringo.

Masuknya Natanael membuat permainan PSMS lebih dominan. Dalam satu kesempatan, Natanael berhasil menerobos pertahanan lawan dan melesakkan tendangan keras. Bola kemudian menyentuh tangan salah seorang pemain Persik. Wasit menunjuk titik putih.

Eki Fauzi yang maju sebagai algojo, sukses melakukan tugasnya. Tendangannya berhasil mengecoh penjaga gawang Persik.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat pemain PSMS semakin bersemangat. Mereka terus menggempur pertahanan Persik. Namun, hingga pertandingan usai, tidak ada gol tambahan tercipta.

Pelatih PSMS Jafri Sastra mengaku bersyukur dengan hasil ini. Namun, dia masih kecewa dengan penyelesaian akhir yang masih buruk. “Kita memiliki banyak peluang, namun tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol. Ini merupakan pekerjaan yang harus diselesaikan pada laga selanjutnya,” ujar Jafri Sastra.

Jafri mengakui pemainnya juga masih melakukan kesalahan. Kesalahan tersebut berbuah gol untuk Persik di babak pertama. “Kita kecolongan di babak pertama lewat set piece. Beruntung, anak-anak bisa bangkit di babak kedua,” tegasnya.

Pada pertandingan selanjutnya, PSMS akan menghadapi Martapura FC, 14 November mendatang. Ayam Kinantan wajib menang untuk membuka peluang lolos ke semifinal. (dek)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *