Konsumsi BBM Nataru di Sumut, Konsumsi Avtur Meningkat 14 Persen

Ekonomi
ISI: Petugas sedang mengisi bahan bakar Avtur ke pesawat di bandara Soekarno Hatta beberapa waktu yang lalu.

SUMUTPOS.CO – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I mencatat selama momen natal 2019 dan tahun baru 2020 di Sumatera Utara (Sumut) konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami peningkatkan.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, M Roby Hervindo mengungkapkan Pertalite dan Pertamax BBM tertinggi yang digunakan masyarakat. Kemudian, diesel, Dexlite juga menjadi pilihan konsumen.


“Konsumsi BBM jenis Gasoline (Bensin) naik sebesar 4 persen. Realisasi ini lebih kecil dibanding prognosa awal kami sebesar 7,7 persen,” kata Roby.

Roby mengatakan selama periode Satgas Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru), konsumsi BBM mengalami peningkatan. Dimana, konsumsi Pertalite dan Pertamax mencatat kenaikan tertinggi sebesar masing-masing 12 persen.

“Sementara Premium mengalami penurunan sebanyak 1 persen dibandingkan konsumsi normal. Sepanjang tanggal 1 Desember 2019 hingga 31 Desember 2019, konsumsi Premium mencapai 1.219 KL, dibanding rerata normal 1.229 KL,” sebut Roby.

Untuk produk BBM jenis gasoil (diesel), mengalami peningkatan sebanyak empat persen. “Konsumsi Dexlite warga Sumut selama natal dan tahun baru, naik 24 persen dibanding rerata normal. Bio Solar juga meningkat 3 persen yaitu sebesar 3.012 kilo liter,” lanjut Roby.

Menjelang natal 2019, SPBU Rest Area Km 65A dan SPBU Rest Area Km 65B di jalur tol Medan – Tebing Tinggi pun mulai dioperasikan. Kedua SPBU tersebut menjual seluruh produk gasoil dan gasoline Pertamina, dengan jumlah nozzle sebanyak 30 buah.

Mengantisipasi lonjakan konsumsi, Pertamina MOR I mengoperasikan SPBU Kantung di beberapa titik wisata dan jalur mudik. Seperti di SPBU 14.284.657 Kabupaten Simalungun, SPBU 14.211.286 Kabupaten Karo, serta di SPBU 14.223.305 Kabupaten Toba Samosir dan SPBU 14.224.307 Kabupaten Tapanuli Utara.

Pada kategori elpiji, selama bulan Desember 2019 konsumsi elpiji 3kg tercatat sebanyak hampir 22 juta tabung. Jumlah ini meningkat 3 persen dibandingkan konsumsi normal. Sedangkan untuk elpiji non subsidi tidak menunjukkan peningkatan dibanding konsumsi normal.

Maraknya pemudik dan wisatawan yang berkunjung ke Sumut, mendorong peningkatan konsumsi bahan bakar pesawat. Avtur di Sumatera Utara disalurkan ke 4 bandara yaitu Bandara Kualanamu, Bandara Polonia, Bandara Pinangsori, dan Bandara Silangit. Konsumsi Avtur di Bandara Kualanamu sendiri meningkat sebesar 14 persen dari rerata konsumsi harian normal.

Selain melayani, Pertamina MOR I juga melakukan aksi berbagi. Bertempat di Rest Area Km 65A, “Kami berbagi santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Yayasan Kasih Indonesia, Panti Asuhan Abdi Sejati, dan Panti Asuhan Satu Kasih. Serta bantuan renovasi Gereja HKBP Karya Kasih dengan total senilai Rp 100 juta,” imbuh Roby.

“Kami mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pihak aparat keamanan, instansi pemerintah, serta warga masyarakat yang telah mendukung kelancaran distribusi BBM, elpiji dan avtur di wilayah Sumut. Semoga ke depan, Pertamina dapat terus meningkatkan layanan pada masyarakat,” tandas Roby. (gus/ram)

loading...