Pemain Wajib Latihan di Rumah, Gaji Dibayar 25 Persen

Ayam Kinantan
TETAP DIGAJI: Para pemain PSMS tetap menerima gaji sebesar 25 persen, meski akan latihan di rumah.
TETAP DIGAJI: Para pemain PSMS tetap menerima gaji sebesar 25 persen, meski akan latihan di rumah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan sudah memulangkan seluruh pemain ke rumah masing-masing. Namun, para pemain tetap akan diberi gaji dengan jumlah maksimal 25 persen sesuai dengan keputusan PSSI.

Hal itu dikatakan Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja kepada Sumut Pos, Minggu (29/3) malam. “Sesuai dengan keputusan PSSI, kita akan membayar gaji pemain sebesar 25 persen,” ungkapnya.


Berdasarkan Surat Keputusan PSSI Nomor 48/SKEP/III/2020 tersebut, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ditunda hingga Juni mendatang. Untuk itu, klub membayar gaji pemain sebesar 25 persen untuk bulan April, Mei dan Juni.

“Jadi tiga bulan ke depan, kita akan masih membayar gaji pemain sebesar 25 persen. Setelah itu, kita akan kembali menunggu keputusan dari PSSI,” tambahnya.

Keputusan ini tentu kurang menguntungkan bagi klub. Namun PSMS tetap menerima dengan lapangan dada. Malah, mereka berencana membayar lebih dari 25 persen.

“Besok (hari ini, red), manajemen akan melakukan pertemuan soal pembayaran gaji 25 persen. Jujur memang dengan 25 persen, ada yang mendapat sedikit kali. Jadi mungkin kita tambah, sedangkan pemain yang sudah tinggi, tetap 25 persen,” paparnya.

Dengan situasi ini, pemain juga diwajibkan tetap latihan di rumah untuk menjaga kebugaran. Latihan di rumah tetap dipantau oleh tim pelatih.

“Jadi pemain wajib mengirimkan vidio latihan di rumah kepada pelatih setiap hari. Jadi, bukan berarti pemain bisa tidur-tidur saja di rumah,” paparnya.

Sesuai dengan SK PSSI itu, jika penyebaran virus Covid 19 segera berakhir, maka kompetisi akan kembali diputar mulai Juli 2020. Namun, jika hingga Juli belum ada tanda-tanda perbaikan, maka kemungkinan kompetisi dihentikan.

“Kita berharap jangan sampai kompetisi musim ini dihentikan. Kita berharap agar virus ini segera berakhir,” harapnya. (dek)

loading...