Gas Bumi Makin Diminati, Tambah 90 Pelanggan di 2020

Ekonomi
GALI: Karyawan Pertagas (anak perusahaan PGN) sedang menggali tanah untuk pembangunan pipa gas di Batubara, Sumut, beberapa waktu yang lalu.
GALI: Karyawan Pertagas (anak perusahaan PGN) sedang menggali tanah untuk pembangunan pipa gas di Batubara, Sumut, beberapa waktu yang lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PGN Area Medan akan menargetkan akan menambah 90 pelanggan pada 2020 ini. Hal ini membuktikan penggunaan gas bumi semakin diminati masyarakat dan industri karena hemat dan aman.

Sales Area Head PGN Medan, Saeful Hadi mengatakan ketersediaan pasokan gas bumi yang cukup, guna memenuhi kebutuhan pelanggan PGN di Medan. Dengan adanya penambahan pelanggan baru, diperkirakan pemakaian gas bumi tahun ini mencapai 13,07 BBTUD (Billion British Thernal Unit Per Day).


“Ketersediaan gas bumi PGN tidak bermasalah. Artinya stok sangat cukup untuk pelanggan. Bahkan tahun ini ada rencana penambahan 90 pelanggan baru,” ujarnya.

Dijelaskannya, penambahan 90 pelanggan baru itu terdiri dari pelanggan komersial industri 35 dan pelanggan kecil 55. Tambahan pemakaian gas untuk pelanggan komersial industri sebanyak 1,7 BBTUD dan untuk pelanggan kecil 0,4 BBTUD.

Saeful menyebutkan, pelanggan komersial industri yang akan bergabung ini bergerak di bidang perhotelan, rumah makan, laundry yang volumenya besar. Begitu juga dengan pelanggan kecil juga bergerak di bidang yang sama, namun volumenya lebih kecil.

“Realisasi penyaluran gas bumi tahun 2019 mencapai 12,82 BBTUD. Maka dengan adanya tambahan pelanggan baru tahun 2020 ini rencana pemakaian gas diperkirakan 13,07 BBTUD. Penambahan pelanggan baru tersebut saat ini masih dalam proses,” ujarnya.

Saeful menyebutkan, hingga posisi Januari 2020, total pelanggan PGN Medan mencapai 25.944. Jumlah tersebut terdiri dari pelanggan Rumah Tangga 25.407, pelanggan kecil 396, dan pelanggan komersial industri 141.

Selain menambah 90 pelanggan baru, PGN juga bakal memenuhi kebutuhan gas bumi untuk jaringan gas rumah tangga (Jargas) di Deliserdang.

Saeful menyebutkan, tahun 2020 ini, pemerintah melalui program Jargas akan memasang sekitar 6.000-an sambungan rumah tangga di Deliserdang. Pihaknya juga siap untuk memenuhi kebutuhan gas bumi program pemerintah tersebut.

“Program Jargas tahun ini akan ada sebanyak 6.000-an sambungan di Deliserdang, yakni daerah Lubukpakam dan sekitarnya. Sebelumnya juga sudah terealisasi sekitar 5.000-an sambungan di Medan dan 5.000-an di Deliserdang,” jelasnya.

Terkait dengan menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran tahun ini, pasokan gas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sangat cukup. Saeful memperkirakan, kebutuhan pemakaian gas pada momen tersebut biasanya naik sekitar 20 persen dari hari biasanya. (ram)

loading...