Diduga Rebutan Penumpang, Sopir Bus Almasar Keroyok Sopir Gojek di Bandara Kualanamu

Hukum & Kriminal

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Diduga karena rebutan penumpang Sabar Menanti Nababan (44) dikeroyok sopir Bus Almasar di Stasiun Bus Bandara Kualanamu Deliserdang, Minggu (5/4). Sabar adalah sopir Grab yang tinggal di Desa Pagar Jati Kecamatan Lubukpakam.

Tentu, aksi pengkeroyok terhadap korban mengundang perhatian pengunjung Bandara Kualanamu. Bahkan untuk mengghentikan aksi pengeroyokan itu sampai melibatkan petugas pengamanan Bandara Kualanamu Avsec, TNI dan Polisi Bandara Kualanamu. Berhasil melerai aksi sopir yang bertikai itu, keempatnya langsung di gelandang ke Mapolsek Beringin untuk proses lanjut.


Di Polsek Beringin personel Piket SPKT Polsek Beringin AIPTU N Simatupang menerima penyerahan pelaku perkelahian dari Petugas Pengamanan Bandara diantara sopir Bus Almasar Rajendra Irawan, Rifai Sembiring dan Feriaman Sembiring dan sopir Gojek bernama Sabar Menanti Nababan (44) warga Pagar Jati Lubukpakam .

Dikomfirmasi Kasi Humas Polsek Beringin Iptu J Taringan membenarkan kejadian tersebut. Iptu J Taringan menjelaskan kronologis peristiwa pengeroyokan bermula dari korban sopir gojek tiba di lokasi Pengendapan Bus Bandara. Selanjutnya korban menawarkan seorang penumpang yang baru keluar dari Terminal Penumpang Pesawat untuk menggunakan jasa gojek. Namun sopir Bus Almasar melihat korban menawarkan jasa gojek online di daerah mereka.

Sopir Bus Almasar tidak terima dengan perbuatan korban karena tidak ada ijin dari PT AP2. Akibatnya terjadi perkelahian. Melihat pelaku berkelahi dengan korban, teman pelaku sesama pengemudi Bus Alamasar, Rifai Sembiring dan Feriaman Sembiring turut memukuli korban Sabar.

“Setelah di tangani kedua belah pihak sepakat berdamai dan tidak menjutkan kasus perkelahian ini dengan membuat pernyataan secara tertulis di Mapolsek Beringin ,” pungkasnya (btr)

loading...