Pemain Digaji Hingga Juni, Manajemen PSMS Tetap Komitmen Lunasi Kewajiban

Ayam Kinantan
BERLATIH: Para penggawa PSMS Medan saat berlatih di Stadion Mini Kebun Bunga Medan sebelum jeda kompetisi Liga 2 2020, beberapa waktu lalu. triadi wibowo/sumut pos
BERLATIH: Para penggawa PSMS Medan saat berlatih di Stadion Mini Kebun Bunga Medan .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Manajemen PSMS Medan berjanji bakal melunasi gaji pemain hingga Juni 2020 mendatang. Mereka pun telah membayar gaji para penggawa skuad Ayam Kinantan untuk bulan ini, sesuai dengan keputusan PSSI, yakni sebesar 25 persen.

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja mengatakan, untuk proses pengiriman gaji pemain, sebelumnya selalu dilakukan bertahap. Hal ini karena para pemain juga memiliki rekening dari bank yang beragam.


“Jadi mereka (pemain) masing-masing beda rekeningnya. Kalau semua Mandiri, gampang. Dan sudah fix, sudah tuntas semua untuk bulan ini,” tutur King, sapaan karib Julius Raja, Senin (18/5).

Lebih lanjut King mengatakan, setelah melunasi kewajiban klub soal gaji, mulai Maret hingga Mei, maka selanjutnya manajemen akan fokus untuk pelunasan gaji Juni. Menurutnya, meski liga masih dihentikan sementara, namun pihaknya akan tetap menjalankan kewajiban yang sudah disepakati.

“Selanjutnya tinggal untuk gaji Juni, sesuai keputusan PSSI, soal gaji pemain di tengah pandemi virus corona,” jelasnya.

Dia pun mengaku, dampak wabah virus corona yang melanda Tanah Air saat ini, berimbas buruk pada berbagai sektor. Sama seperti harapan banyak orang, King pun ingin wabah ini bisa segera berakhir.

“Ini kan kasihan, terganggu semua. Harapan dan doa kita bersama, agar pandemi virus corona ini segera berlalu. Doa masyarakat dunia ini. Doa kita semua, terutama Indonesia, agar tetap aman, sehat-sehat, jadi yang mau Lebaran bisa menjalankannya, begitu juga warga yang lainnya,” harap King.

Sebelumnya, PSSI telah mengeluarkan keputusan, klub-klub Liga 1 dan Liga 2 diwajibkan membayar gaji para pemainnya dengan nilai maksimal 25 persen, meski kompetisi masih dihentikan sementara akibat pandemi virus corona.

Terkait keputusan tersebut, King pun mengatakan, pihaknya sepakat menjalankan instruksi dan keputusan PSSI tersebut. Manajemen PSMS pun akan tetap menyiapkan dana yang dialokasikan untuk gaji para penggawa, kitman, dan masseur hingga Juni mendatang. Dia juga mengatakan, tak sedikit dana yang mereka persiapkan untuk gaji para pemain. Kisarannya mencapai angka ratusan juta rupiah.

“Total sebulan mencapai ratusan juta rupiah juga, berkisar Rp150 juta. Pastinya (jumlah detil gaji yang dikeluarkan) dari bagian keuangan yang tahu. Tapi untuk itu, tak perlulah disebutkan angkanya,” katanya.

Meski tetap mengeluarkan budget gaji pemain di tengah kompetisi yang belum jelas akan berlanjut atau berhenti total, King mengaku, hal tersebut tidak menjadi masalah. Selain mematuhi instruksi PSSI, tetap memberikan gaji pemain merupakan kewajiban klub. Apalagi keputusan PSSI tersebut sudah dibahas dan disetujui Manajemen PSMS.

“Yang penting kami (PSMS) kooperatif dan tetap ikut mau bagaimana pemain supaya bagus dan tetap bergaji,” pungkasnya. (tnc/saz)

loading...