Belajar Berenang, Ayah dan Anak Tewas Tenggelam di Sungai Lae Simuhur

Sumatera Utara
evakuasi: Personel Polsek Sumbul bersama warga Desa Simartugan, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, mengevakuasi korban dari sungai Lae Simuhur.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Samsudin Kaloko (57), serta putrinya, Intan Karunia Kaloko (17), warga Dusun II, Desa Simartugan, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Lae Simuhur, Jumat (29/5) sore. Demikian dijelaskan Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang melalui Kasubbag Humas Polres, Iptu Donny Saleh lewat pesan elektronik, Jumat (29/5) malam.

Menurut Donny, peristiwa nahas itu berawal ketika Samsudin beserta istrinya, Nurhayati dan anaknya Intan Karunia, berangkat dari rumah mereka menuju sungai Lae Simuhur. Tujuannya, mereka ingin mengajari Intan berenang.


Sesampai di sungai, Samsudin dan putrinya masuk ke aliran sungai. Sementara istri, Nurhayati menunggu di pinggir sungai. Berselang 15 menit kemudian, Nurhayati melihat suami serta putrinya tenggelam.

Spontan, dia berteriak minta tolong kepada warga sekitar yang sedang bekerja di ladang tak jauh dari aliran sungai. Sejumlah warga, Jaka Siboro bersama temannya, Herman Simbolon yang mendengar teriakan Nurhayati datang ke lokasi kejadian.

Keduanya langsung memberitahu ke warga lainya untuk melakukan pencarian sekaligus memberitahu ke Polsek Sumbul. Setelah dilakukan pencarian dengan berenang ke dasar sungai, warga menemukan Intan Kurnia sudah tidak bernyawa. Tak lama kemudian, warga juga menemukan Samsudin Kaloko juga sudah tidak bernyawa.

Polsek Sumbul dibantu warga sekitar mengevakuasi kedua jenazahdke Puskesmas Tigabaru. Selanjutnya, petugas menyerahkan kedua korban ke pihak keluarga dengan membuat surat pernyataan oleh pihak keluarga untuk tidak dilakukan otopsi, sebut Donny. (rud)

loading...