Proyek Selesai Ditenderkan, Jembatan Sicanang Kembali Dikerjakan

Headlines Metropolis
JEMBATAN SICANANG: Pembangun Jembatan Titi Dua Sicanang, beberapa waktu lalu
JEMBATAN SICANANG: Pembangun Jembatan Titi Dua Sicanang, beberapa waktu lalu

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Sicanang bisa sedikit bernapas lega. Jembatan Titi Dua Sicanang Belawan dalam waktu dekat akan segera dibangunnya. Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas PU selaku organisasi perangkat daerah (OPD) yang melaksanakan pembangunan jembatan Titi Dua Sicanang Belawan mengaku telah menyelesaikan proses lelang proyek pengerjaanya.

“Sudah selesai proses lelangnya, tinggal penandatanganan kontrak. Insya Allah dalam pekan ini dimulai. Kalau kontrak sudah diteken, selanjutnya SPMK (surat perintah mulai kerja), berarti pekerjaan sudah bisa dimulai pekerjaannya,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kota Medan, Zulfansyah Ali Syahputra ST MEng kepada Sumut Pos, Minggu (28/6)n


Dikatakan Zulfansyah, untuk seluruh proses ganti rugi lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan jembatan yang baru, seluruhnya sudah selesai.

“Sudah, itu sudah beres. Makanya kita laksanakan lelang tadi, tinggal penandatangaan kontraknya saja,” katanya.

Pembangunan jembatan dengan anggaran Rp15 miliar itu tetap dipertahankan oleh Dinas PU Kota Medan. Mengingat penting dan vitalnya keberadaan jembatan tersebut bagi masyarakat Sicanang Belawan.

“Walaupun anggarannya tidak cukup untuk membangun sampai tuntas lengkap dengan pernak-pernik jembatan itu, tapi setidaknya bisa dipergunakan untuk membangun jembatan secara konstruksi hingga fungsinya kita pastikan layak untuk dilintasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang Belawan diketahui menjadi proyek pembangunan fisik dalam skala besar yang masih dipertahankan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk tetap dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang telah banyak menguras anggaran.

Akibatnya, Pemko Medan terpaksa merefocussing sebagian besar anggaran Covid-19 di Pemko Medan. Di antaranya anggaran Dinas PU Kota Medan yang terpaksa dipotong hingga 83 persen yang membuat seluruh rencana pembangunan di Dinas PU harus tertunda. Kecuali Jembatan Titi Dua Sicanang.

Sebelumnya dijelaskan, jembatan Titi Dua Sicanang telah dianggarkan pada Anggarapan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun 2017 dikerjakan oleh PT Jaya Star Utama dengan anggaran sekitar Rp8 miliar. Namun sebelum jembatan itu selesai dibangun, sekitar tanggal 6 November 2017 jembatan tersebut justru amblas.

Selanjutnya, pada APBD TA 2018 pekerjaan itu ditender ulang oleh Dinas PU Medan dengan nilai Kontrak Rp13,642.443.000. Parahnya lagi, pada 20 Oktober 2018 jembatan itu kembali amblas.(map/azw)

loading...