Mal Kembali Operasional di Fase New Normal, Perekonomian Sumut Bakal Bangkit Kembali

Ekonomi
ANTRE: Pengunjung Mall Centre Point tetap melakukan physical distancing saat akan memasuki lift.
ANTRE: Pengunjung Mall Centre Point tetap melakukan physical distancing saat akan memasuki lift.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kembali beroperasinya pusat perbelanjaan atau mal di fase New Normal di tengah pandemi Covid-19 diperkirakan akan mampu membangkitkan sektor ekonomi. Terutama, kembali bekerjanya para karyawan yang sempat di rumahkan.

Wakil Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sumut, Liany Simatupang menjelaskan, diterapkan kondisi New Normal terhadap mal, tentunya merupakan kebijakan yang baik untuk model usaha dan bisnis saat ini.


“Semoga langkah pemerintah ini dapat menggerakan roda perekonomian dengan cepat. Memang dalam kondisi saat ini, kita sangat memahami bahwa kesehatan dan keselematan merupakan prioritas utama. Semua ini menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk menerapkan seluruh aspek standard preventive Covid-19,” jelas Liany.

Liany mengatakan pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengunjung mal di Kota Medan dan sejumlah daerah di Sumut ini, dapat memperhatikan segala ketetapan yang ada. Imbauan tersebut dikemas dalam bentuk Voice Over (Pengumuman).

“Harapan kami, seluruh tindakan yang kami lakukan dapat memberikan dampak kemanan kesehatan dan kenyamanan berbelanja bagi kita semua. Karena “Kenyamanan Anda Adalah Prioritas Kami,” tutur Liany.

Untuk menghadapi new normal saat penyebaran virus corona. Pihak pengelola mal di Kota Medan sudah menerapkan sejumlah sistem dalam mendukung tatanan normal baru tersebut, seperti Center Point, Plaza Medan Fair, Sun Plaza dan mal-mal lainnya.

Selain itu, dengan penerapan New Normal ini, mulai 1 Juli 2020, Mal Centre Point melakukan perubahan waktu opersional mulai pukul 11.00 WIB-20.00 WIB setiap harinya. Lianya juga menjabat sebagai General Manager Mal Centre Point, Liany Simatupang mengatakan pihaknya memberlakukan standard operational procedure sesuai protokol kesehatan. Misalnya, pengunjung wajib menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, social dan physical distancing.

“Saat ini, kami telah menerapkan fungsi touchless seperti temperature measurement walk through detector. Peralatan ini memiliki fungsi mengukur suhu tubuh melalui sensor tangan,” jelas Liany.

Selain itu, lanjutnya, ada juga touchless hand sanitizer dispenser. Di mana dengan hanya menggunakan sensor sehingga antiseptic dapat digunakan dengan tanpa menyentuh alat tersebut.

Dan ada juga auto sensor gate parking yang mana dalam penggunaanya tidak memerlukan sentuhan secara langsung untuk mendapatkan tiket parking tetapi hanya dengan sensor gerakan.

“Kami berusaha untuk merubah seluruh fungsional peralatan pendukung ini, para pengunjung diharapkan merasa nyaman dan aman. Kedepannya, kami berkomitmen untuk terus melakukan inovasi touchless di seluruh aspek fungsional peralatan di mal,” pungkasnya. (gus/ram)

loading...