Jelang Pilkada Medan, PDIP dan Gerindra Belum Juga Tentukan Paslon

Politik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Namun begitu, kedua partai pemenang pada Pemilu 2019 yang lalu, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) maupun Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sama-sama belum mengumumkan siapakah paslon yang akan mereka usung di Pilkada Medan kali ini.

“Sampai saat ini kita belum dapat info kapan akan diumumkan, kita pun di DPC terus menunggu juga ini, apalagi ini sudah bulan Agustus kan,” ucap Sekretaris DPC PDIP Medan, Robi Barus kepada Sumut Pos, Minggu (2/8).


Dikatakan Robi, sampai sekarang pihaknya juga belum mendapatkan bocoran terkait kapan pihaknya akan mengumumkan nama yang diusung partai peraih kursi Ketua DPRD Medan tersebut. Namun begitu, Robi meyakini bahwa hal itu akan diumumkan dalam waktu dekat, mengingat waktu pendaftaran paslon di Pilkada Medan hanya menyisakan waktu satu bulan lagi.

“Belum ada bocoran sama sekali, masih menunggu saja ini. Tapi kalau saya rasa dalam waktu dekat lah, karena kan waktunya memang sudah sangat dekat, kemungkinan besar dalam bulan ini juga dan kemungkinan juga nanti akan diumumkan beserta wakilnya sekalian, jadi komplit yang diumumkan itu pasangan calon,” katanya.

Soal siapa yang akan diusung, Robi pun kembali mengatakan hal yang sama, yakni tidak tahu soal siapa yang akan diusung oleh partainya dan menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada DPP PDIP. Namun ia juga tidak membantah kalau nama Bobby Nasution yang merupakan menantu Presiden RI Joko Widodo sebagai salah satu kandidat terkuat untuk diusung di Pilkada Medan.

“Nama Bobby memang infonya masuk ya dalam calon Wali Kota Medan dari PDIP, tapikan saya gak bisa pastikan itu karena keputusan kan ada di tangan DPP, ya kami siap dan tegak lurus saja siapapun nanti yang akan diusung DPP,” terangnya.

Di sisi lain, Partai Gerindra yang juga merupakan peraih 10 kursi di DPRD Medan mengaku belum memutuskan nama paslon yang akan diusungnya. “Belum ada nama yang kita terima di DPC, masih menunggu. Sabar saja kita ya,” jawab Sekretaris DPC Gerindra Medan, Hidayat Tanjung kepada Sumut Pos, Minggu (2/8).

Tak berbeda dengan PDIP, DPC Gerindra Medan juga meyakini bahwa DPP Partai Gerindra juga akan segera mengumumkan atau menginformasikan secara resmi kepada pihaknya di DPC, soal siapa paslon yang akan diusung di Pilkada Medan 2020.

“Dalam waktu dekat ini lah, nanti akan kita infokan segera siapa yang diusung, kalau kita di DPC sudah terima secara resmi dari DPP. Kemungkinan nanti akan diumumkan bersama nama wakilnya,” katanya.

Soal nama wakil, Hidayat mengakui bahwa pihaknya telah mengajukan 3 nama apabila partai besutan Prabowo Subianto itu turut mendukung Bobby Nasution. Sebab, partai Gerindra kerap kali disebut turut mendukung Bobby Nasution seperti halnya PDIP yang juga disebut-sebut mendukung Bobby Nasution, hingga membuat sang petahana Akhyar Nasution memilih keluar dari partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut dan berpindah ke partai Demokrat. “Soal kapan dan siapa yang akan diusung kita belum tahu, tapi nama Bobby memang jadi salah satu kandidat. Kalau Bobby jadi diusung, Partai Gerindra sudah kirim 3 nama untuk jadi Wakilnya, tapi saya gak etis sebutkan namanya. Maka kita tunggu saja ya, dalam waktu dekat pasti akan diumumkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, baik partai Gerindra maupun PDIP sama-sama berhasil meraih 10 kursi di DPRD Medan dari hasil pemilu pada April 2019 yang lalu. Artinya, kedua partai sama-sama berhak dalam mengusung paslon yang akan mereka sodorkan ke KPU Medan sebagai pemimpin Kota Medan hingga tahun 2024 mendatang.

Walaupun belum pasti, namun keduanya justru berkali-kali telah memberikan sinyal arah dukungannya kepada Bobby Nasution. Tak cuma kedua partai tersebut, partai NasDem, Golkar, PAN dan sejumlah parpol lainnya juga disebut-sebut siap merapatkan barisan dan mendukung suami dari Kahiyang Ayu tersebut untuk maju sebagai Calon Wali Kota Medan di Pilkada Medan.

Seperti diketahui, waktu pendaftaran bagi para paslon di Pilkada serentak tinggal satu bulan lagi. Sebab KPU akan membuka pendaftaran pada tanggal 4 September mendatang dan menutupnya pada tanggal 6 September. (map/azw)

loading...