BNI Syariah dan PMI Sumut Distribusikan Sembako Bagi Warga Terdampak Erupsi Sinabung

Sumatera Utara

MEDAN, SUMUTPOS.CO – BNI Syariah dan Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut dan TNI menyalurkan bantuan 325 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak bencana alam erupsi Gunung Sinabung, Karo.

DISTRIBUSIKAN: BNI Syariah dan PMI Sumut salurkan bantuan senilai Rp 50 Juta? ke Kabupaten Karo.
DISTRIBUSIKAN: BNI Syariah dan PMI Sumut salurkan bantuan senilai Rp 50 Juta? ke Kabupaten Karo.

Pendistribusian bantuan tersebut, langsung dilepas oleh Branch Manager BNI Syariah Medan, Imam Samekto dan Ketua PMI Sumut di Kantor PMI Sumut, Rahmat Shah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan, Minggu (30/8) pagi.


“Bantuan berupa paket sembako sebanyak 325 paket berisi beras, gula, minyak goreng, sarden dengan nilai total sebesar Rp.50.000.000,”sebut Branch Manager BNI Syariah Medan, Imam Samekto.

Imam menjelaskan, BNI Syariah dan Yayasan Hasanah Titik BNI Syariah sebagai pengelola dana ZIS Wakaf. Dengan peristiwa bencana alam itu, pegawai dan masyarakat pun tergerak untuk melakukan donasi dalam tajuk BNI Syariah Peduli Bencana Sinabung.

Sementara itu, Ketua PMI Sumut, Rahmat Shah mengapresiasi yang dilakukan oleh BNI Syariah. Hal ini dapat menjadi contoh perbankan yang lain untuk memberikan bantuan dalam meringan beban masyarakat terkena bencana alam di Indonesia, khusus di kawasan Gunung Sinabung.

“Bahwa PMI siap membantu dalam penyalurannya kepada masyarakat terdampak bencana. PMI juga siap sinergy dengan BNI Syariah jika ada program-program yang bisa dilakukan bersama,” tutur Rahmat Shah.

BNI Syariah sampai dengan Semester 1 2020 berhasil membukukan laba sebesar Rp267 Miliar dengan aset Rp50.86 Trilun, Pembiayaan 31,32 Trilun dan DPK Rp43,64 Trilun. Kantor Cabang Medan semester 1 2020 membukukan DPK sebesar Rp683 Miliar, Pembiayaan Rp307 Miliar.

BNI Syariah menjadi salah satu bank yang di tunjuk oleh Pemerintah sebagai bank yang melayani distrubusi dan penjualan SUKUK 013 tahun 2020 yakni surat berharga negara yang berdasarkan prinsip syariah.

Masyarakat yang berminat ikut berinvestasi bisa dilayani di seluruh outlet BNI Syariah sejak 28 Agustus sampai 23 September 2020. Imam mengatakan bahwa SUKUK Ritel ini dijamin 100 persen oleh pemerintah, selain itu imbal hasilnya juga cukup tinggi yakni sekitar 6.05%. Masyarakat bisa berinvestasi dengan fresh fund mulai Rp.1juta sampai dengan Rp3 Miliar tenor 3 tahun.

Selain itu BNI Syariah juga mulai membidik pasar pembiayaan KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Di Medan sendiri sudah mulai dimanfaatkan oleh konsumen developer rumah subsidi di daerah Lubuk Pakam, Binjai, Siantar dan Padang Sidimpuan.

Kemudian, Target total FLPP BNI Syariah adalah 800 unit rumah. BNI Syariah berharap Fasilitas ini segera bisa terserap dan dimanfaatkan masyarakat khususnya di Sumatera Utara.(gus/han)

loading...