Cegah DBD, Warga Diimbau Punya Satu Jumantik

Metropolis
Foto: Istimewa
PENYERAHAN TANAMAN ANTI NYAMUK: Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FK USU, Dra Merina Panggabean, MMed Sc, menyerahkan tanaman anti nyamuk kepada Ketua PKK diwakili Seni Suprihatin, di Kantor Lurah Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (LPM FK USU) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kantor Lurah Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (8/8/2020) lalu.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FK USU, Dra Merina Panggabean, MMed Sc, mengatakan tujuan kegiatan ini tentang pentingnya menjaga sanitasi lingkungan dan rumah dari tempat perkembangbiakan nyamuk. Ia berharap, tiap rumah mempunyai satu juru pemantau jentik (jumantik). Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk melaksanakan program 3M plus, yakni menguras, menutup tempat penampungan air dan mendaur ulang.


“Sedangkan plusnya dengan memberI larvasida (bubuk Abate), atau menanam tumbuhan anti nyamuk,” ujar Merina didampingi Anggota Tim, dr Helma Yulfi DAP&E MMed Ed, dr Irma Sepala Sari Siregar dan dr Ariyati Yosi SpKK MKed (KK) kepada wartawan di Medan, Selasa (8/9/2020).

Dikatakannya, dalam pengabdian masyarakat ini juga dibagikan tumbuhan anti nyamuk kepada rumah-rumah warga di Kecamatan Medan Tuntungan. Selain itu, pihaknya juga membagikan masker untuk para kader PKK, untuk mencegah pandemi Covid-19.

“Yang kita kunjungi sebanyak 75 rumah. Tumbuhan anti nyamuk yang dibagikan adalah lavender, rosmeri, dan selasih,” jelasnya.

Pengabdian masyarakat tersebut diikuti oleh ibu-ibu kader PKK dari 5 lingkungan di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan.

Ketua PKK diwakili oleh Seni Suprihatin menyambut baik kegiatan itu. Ia mengucapkan terima kasih dengan kedatangan pihak FK USU dan berkenan memberikan pelatihan. “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Kita berharap kegiatan ini berkelanjutan,” ujarnya. (mag-1)

loading...