Bank Sumut Pesan 100 Seragam Hasil Tenun Silalahi

Ekonomi Sumatera Utara

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi mengapresiasi kerja keras yang dilakukan Dewan Kerajinan Nasioanal Daerah (Dekranasda) karena mendorong dan memfasilitasi para pengrajin di Dairi.

PRODUKSI : Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu bersama Ketua Dekranasda, Romy Mariani Simarmata menunjukkan salahsatu fashion hasil produksi pengrajin Silalahi kecamatan Silahisabungan disela Raker Dekranasda di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (11/9).
PRODUKSI : Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu bersama Ketua Dekranasda, Romy Mariani Simarmata menunjukkan salahsatu fashion hasil produksi pengrajin Silalahi kecamatan Silahisabungan disela Raker Dekranasda di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (11/9).

“Pemkab Dairi akan terus mendukung serta bersinergi dengan Dekranasda untuk pengembangan dan peningkatan produksi para pengrajin sebagai motor penggerak ekonomi dan sumber penghasilan masyarakat,” ujarnya saat memberikan kata sambutan saat membuka rapat kerja (Raker) pengurus Dekranasda Dairi periode 2019-2024 dengan orgnisasi perangkat daerah (OPD) pendukung di Balai Budaya Sidikalang, Jumat (11/9).


Raker yang dipimpin Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata didampingi Ketua Harian Dekranasda yang juga Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, Oloan Hasugian. Dalam kesempatan itu, Bupati Eddy KA Berutu serta Ketua Dekranasda, Ny Romy Mariani memakai baju serta aksesories fashion hasil penenun Silalahi.

Bupati berharap, Dekranasda bisa menjadi fasilitator untuk OPD mendukung visi misi Pemkab Dairi mendorong percepatan pembangunan. Kedua organisasi ini harus saling mendukung supaya Dekranasda bisa fokus membina pengrajin dan mendorong lapangan kerja di Dairi.

“Untuk mendukung Dekranasda, Gedung Djauli Manik dijadikan kantor Dekranasda,” ujar Eddy.

Diakui Eddy, Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah memukul semua kegiatan perekonomian. Tetapi tidak boleh membuat masyarakat pasrah, harus ada strategi untuk membantu kebutuhan para pengrajin melaluu kredit mikro.

“Produksi pengrajin kita, salahsatunya penenun di Silalahi harus kita promosikan dan beli. Niat Bank Sumut cabang Sidikalang membeli hasil kerajinan penenun Silalahi untuk seragam karyawan, salahsatu pemulihan ekonomi dan sangat membantu penenun,” ujar Eddy.

Eddy menambahkan, Pemkab Dairi sedang memikirkan hasil tenun pengrajin Silalahi dibuat sergam sekolah untuk mendukung produksi dan memperkenalkan hasil ketajinan mereka.

Raker Dekranasda diharapkan bisa menghasilkan solusi dan sasaran kinerja serta kerja sama membina kelompok pengrajin untuk meningkatkan produktifitas berdaya saing.

Ketua Dekranasda Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata menyampaikan, Dekranasda dibuat untuk membantu pemerintah daerah membina serta mengembangkan para pengrajin selaras visi dan misi. Dekranasda saat ini telah dilakukan penambahan OPD atau instansi pendukung.

Romy mengatakan, untuk mengembangkan pengrajin butuh kerjasama semua pihak. Dekranasda Dairi telah mengembangkan pengrajin ulos Silalahi melalui inovasi berbasis eco fashion.

“Untuk pengembanganya, produksi mereka telah kita promosikan dalam berbagai ajang pameran baik dalam dan luar negeri dengan menggandeng desainer,” ujarnya.

Selain pengrajin tenun ulos di Silalahi, Dekranasda juga telah memfasilitasi pengrajin di Desa Pasi kerajinan berbahan baku bambu.

“Tetapi, kita menemui kendala karena disana belum ada kelompok pengrajin, padahal bahan baku serta sumber daya lainya tersedia,” tambahnya.

Romy mengajak semua elemen mendukung pemerintah untuk menggunakan produk dalam negeri. Dekranasda butuh dukungan semua pihak untuk permodalan, promosi serta meningkatkan produksi pengrajin di kabupaten tersebut.

Dalam kesempatan itu, Romy menyebut, Plt Pinca Bank Sumut Sidikalang, Nujuar telah memesan 100 buah seragam untuk karyawan dari hasil penenun Silalahi.

Hasdir dalam rakaer ini, Plt Pimpinan Cabang Bank Sumut, Nujuar, pimpinan OPD serta pengurus Dekranasda.(rud/ram)

loading...