Saluran Air Tertutup, Warga Geruduk Kolam Pancing

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Diduga menutup saluran air menjadi penyebab banjir, puluhan warga mendatangi kolam pan-cing di Jalan Pulau Limau, Kelurahan Martubung, Medan Labuhan, Rabu (16/9).

GERUDUK: Puluhan warga mendatangi kolam pancing di Jalan Pulau Limau Martubung. Warga marah dan menuding kolam pancing penyebab saluran air tertutup hingga banjir tak kunjung surut.fachril/sumut pos.
GERUDUK: Puluhan warga mendatangi kolam pancing di Jalan Pulau Limau Martubung. Warga marah dan menuding kolam pancing penyebab saluran air tertutup hingga banjir tak kunjung surut.fachril/sumut pos.

Kedatang warga Lingkungan 5, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan karena kesal banjir yang menggenangi rumah mereka tidak surut. Warga menduga akibat penutupan saluran air.


“Coba lihat, rumah kami sudah banjir akibat kolam pancing ini. Kalau kolam itu tetap menutup aliran air, kami akan minta agar kolam pancing untuk ditutup aja,” teriak ibu – ibu yang protes sambil mendatang kolam pancing.

Selain itu, warga juga kesal dengan kondisi drainase buruk, sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar. Bahkan adanya bangunan dan tambak berada di lokasi telah menghambat air mengalir.

“Ini akibat adanya pembiaran dari pemerintah. Sudah tahu di sini banyak penduduk, kenapa bangunan besar dan tambak dibiarkan berdiri. Kami ingin ini segera diselesaikan,” teriak warga lagi.

Aksi protes itu mendapat tanggapan dari petugas dari Polsek Medan Labuhan. Polisi berjanji akan memediasi keluhan warga dengan pemilik kolam dan tambak. Warga mendengar arahan dari polisi memilih untuk membubarkan diri.

Tokoh masyarakat setempat, Samsul Lubis berharap kepada pihak kecamatan maupun kelurahan harus peduli dengan persoalan yang dialami masyarakat di Kelurahan Sei Mati. Masalah banjir sudah lama dikeluhkan warga, harapan agar segera diambil langkah untuk mengatasi.

“Jangan sempat warga demo baru direspon. Coba lihat akibat banjir ini, aktivitas warga terganggu. Kita minta agar kolam pancing dan drainase yang menjadi penyebab banjir untuk segera diperhatikan oleh pemerintah,” tegasnya. (fac/ila)

loading...