Pabetor Taruh Harapan pada Bobby-Aulia, Harus Punya Inovasi Atas Eksistensi Transportasi Konvensional

Politik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komunitas penarik becak Bermotor (Parbetor) di Kota Medan merupakan akar rumput masyarakat yang harus diperhatikan. Mulai dari tingkat kesejahteraan sampai nasib mereka di era digital dewasa ini. Atas dasar ini, mereka meminta agar pasangan Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman manakala memimpin Kota Medan, mampu menjawab tantangan dimaksud.

PABETOR: Komunitas Abang Betor Medan Berkah, beriringan jalan usai deklarasi di empat titik pangkalan betor yakni Lapangan Merdeka, Center Point, Titi Bobrok dan Ringroad City Walk (RCW).
PABETOR: Komunitas Abang Betor Medan Berkah, beriringan jalan usai deklarasi di empat titik pangkalan betor yakni Lapangan Merdeka, Center Point, Titi Bobrok dan Ringroad City Walk (RCW).

“Kita meyakini pasangan Bobby-Aulia mampu memerhatikan permasalahan abang betor. Pasangan nomor urut dua ini punya cara sendiri untuk membuat abang betor agar tak tersisihkan di era digital,” kata Pembina Komunitas Abang Betor Medan Berkah, Imam Syuhada Akbar, usai mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman, Minggu (11/10).


Mereka yang tergabung dalam Komunitas Abang Betor Medan Berkah, deklarasi di empat titik pangkalan betor yakni Lapangan Merdeka, Center Point, Titi Bobrok dan Ringroad City Walk (RCW).

“Kami sangat menyambut baik deklarasi ini. Pertanda bahwa pasangan Bobby-Aulia sangat diinginkan untuk memimpin Medan,” paparnya.

Deklarasi dibarengi pembagian masker dan stiker kepada para pelintas. Dibantu sejumlah generasi milenial, para abang becak ini mengimbau agar warga disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Koordinator Komunitas Abang Betor Medan Berkah, Supiono, menuturkan Bobby-Aulia merupakan sosok yang mewakili aspirasi masyarakat. Keduanya juga masih milenial, enerjik dan memiliki inovasi dalam memimpin.

“Kami menaruh harapan agar pasangan Bobby-Aulia lebih amanah, bisa mengayomi abang betor di Medan agar lebih baik,” katanya.

Ditambahkannya saat ini para parbetor kesulitan mencari sewa (penumpang).

Kebijakan yang tumpang tindih jadi salah satu penyebabnya, terutama dengan transportasi online.

“Harapan kami Bang Bobby-Aulia bisa memiliki inovasi agar ke depannya parbetor yang merupakan ikon Medan bisa dilestarikan dan disejahterakan. Misalnya, dari keadaan armada kami yang dibutuhkan peremajaan agar ramah lingkungan,” pungkasnya. (rel/prn)

loading...