Konjen RRT & Perhimpunan MITSU Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk 22 Lembaga Adat

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Konjen Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Medan dan Perhimpunan Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara (MITSU) kembali melakukan kegiatan kemanusian dengan menyalurkan sebanyak 3000 paket sembako kepada 22 Lembaga Adat Se-Kota Medan melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Medan.

SERAHKAN BANTUAN-Ketua Harian Perhimpunan MITSU Juswan Tjoe didampingi Wakil Ketua Teh Kia Tjoh mewakili Konjen RRT di Medan Mdm Qiu Wei Wei menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada Ketua FPK Kota Medan Wan Syaifuddin didampingi Wakil Ketua H Delyuzar dan Sekretaris Arwin Harahap.

Penyerahan bantuan sembako yang dipusatkan di Gedung MITSU Kampus Hijau Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasioanl Asia (STBA-PIA), Jumat (16/10) tersebut, akan disalurkan kepada 22 masyarakat etnis/lembaga adat yang ada di Kota Medan dan penyerahan secara simbolik dilaksanakan secara online sehubungan masih dalam suasana pandemi Covid-19 masih melanda dunia termasuk Indonesia.


Bantuan sembako berupa 10 Kilogram Beras, 2 Kilogram Gula dan 2 Liter Minyak Goreng sebanyak 2.000 paket dari Konjen RRT di Medan dan 1000 paket dari Perhimpunan MITSU tersebut, secara simbolis diserahkan Ketua Harian Perhimpunan MITSU Juswan Tjoe mewakil Konjen RRT di Medan Madam (Mdm) Qiu Wei Wei dan Ketua Umum Perhimpunan MITSU Fajar Suhendra kepada Ketua FPK Kota Medan Prof Wan Syaifuddin MA PhD didampingi Wakil Ketua Dr dr H Delyuzar MKed (PA) Sp PA (K) dan Sekretaris Arwin Harahap MSi mewakilil para tokoh etnis/lembaga adat di Kota Medan.

Mdm Qiu Wei Wei dalam sambutan secara online tersebut mengemukakan, sejak merebaknya pandemi, Tiongkok dan Indonesia telah saling membantu dan saling memberikan dukungan yang kuat dan bantuan yang tulus. Presiden RRT Xi Jinping dan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), ujar Qiu Wei Wei, telah melakukan komunikasi melalui telepon sebanyak 3 kali dan saling bertukar surat dan telegram.

“Kedua Negara terus memperkuat kerjasama dalam memerangi pandemi dan pemulihan ekonomi. Pada 9 Oktober 2020 ketika Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi bertemu dengan Utusan Khusus Presiden Indonesia yang juga merupakan pemimpin kerjasama dengan Tiongkok, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan menyatakan bahwa tahun ini menandai peringatan 70 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Indonesia,” sebut Mdm Qiu Wei Wei.

Dia menambahkan, kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh kedua negara untuk terus memantapkan rasa kepercayaan politik dan memperdalam kerjasama yang saling menguntungkan dengan memerangi pandemi dan pemulihan ekonomi sebagai dua jalur utama. “Semoga bantuan sembako yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada masyarakat etnis/lembaga adapt yang berhak, khususnya yang terdampak Virus Corona atau Covid-19 yang masih mewabah,” harap Mdm Qiu Wei Wei.

Sebelumnya, Juswan Tjoe selaku Ketua Harian Perhimpunan MITSU mewakili Fajar Suhendra Ketua Umum Perhimpunan MITSU dalam kesempatan tersebut menyatakan, MITSU mewakili Konjen RRT memberikan bantuan sembako kepada masyarakat etnis/lembaga adat yang ada di Kota Medan yang penyalurannya melalui FPK Kota Medan.
 “Tujuan bantuan 2000 paket sembako yang diberikan Konjen RRT murni sebagai bentuk bantuan kemanusiaan dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang masih mewabah khususnya di Kota Medan, Sumatera Utara.

Semoga melalui FPK Kota Medan ini diharapkan mereka bisa menyalurkan bantuan tersebut kepada masing-masing masyarakat etnis/lembaga adat yang ada di Kota Medan. Demikian juga Perhimpunan MITSU juga memberikan 1000 paket sembako dengan isi yang sama. Semoga bantuan yang diberikan tersebut dapat disalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat etnis/lembaga adat yang menerimanya,” tutur Juswan Tjoe sembari berharap agar semua etnis/lembaga adat yang ada du Sumut harus saling membantu dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. 

Sementara, Ketua FPK Kota Medan Prof Wan Syaifuddin dalam kesempatan yang sama menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintahan RRT dalam hal ini Konjen RRT di Medan dan Perhimpunan MITSU yang telah memberikan sebanyak 3000 paket sembako yang akan disalurkan kepada kurang lebih 22 masyarakat etnis/lembaga adat yang ada di Kota Medan. 

“Bantuan paket sembako tersebut tentunya tidak terlepas dari keprihatinan Konjen RRT di Medan dan Perhimpunan MITSU kepada warga masyarakat etnis/lembaga adat yang masih terdampak pandemi Covid-19 yang masih mewabah. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi yang berhak menerimanya. Dan diharapkan dalam penyaluran bantuan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni jaga jarak, tetap memakai masker dan hindari kerumunan,” harap Wan Syaifuddin.

Penyerahan paket sembako yang dirangkai dengan serah terima Surat Pengganti Antar Waktu (PAW) almarhum Ardjan Leo yang telah meningal dunia beberapa pekan lalu kepada Darsen Song dan Halim Loe yang ditunjuk oleh Perhimpunan MITSU sebagai Representative Etnis Tionghoa di Kepengurusan FPK Kota Medan tersebut, turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat etnis/lembaga adat, yaitu Melayu diwakili Wan Syaifuddin, Karo Sadakata Gintingsuka, Nias Martinus Lsse, Pakpak Lister Berutu, Simalungun Jaruslin Saragih, Mandailing Ahmad Raja Nasution, Angkola Arwin Harahap, Padanglawas Alam P Lubis, Pesisir Tapanuli Tengah Abdul Rajab Pasaribu, Batak Toba Sumurung Simorangkir, Aceh Bustami Usman, Minangkabau H Delyuzar, Betawi Irwansyah, Sunda Jejen Kusmawan, Jawa H Benny Soebardjo, Ambon/Maluku Robby Lesbata, Bali I Wayan Dirgayasa, Minahasa (Sulawesi Utara) Rolly Piay, Makasar/Bugis H Marwan Bugis, Arab Farid Bashel, India/Tamil Martha Riswan dan perwakilan etnis Tionghoa Darsen Song serta jajaran Pengurus Perhimpunan MITSU lainnya diantaranya, Robert Go, Teh Kia Tjoh, Peter Suhendra, Iwan Hartono Alam dan lainnya. (rel/ila)

loading...