Pemkab Dairi Launching Kelas Pintar di 38 Sekolah

Metropolis
LAUNCHING: Bupati Dairi, Dr Eddy KA Berutu saat launching Kelas Pintar untuk mewujudkan Dairi Cerdas.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pendidikan launching Kelas Pintar untuk mewujudkan Dairi Cerdas. Untuk tahap pertama, Kelas Pintar diterapkan di 38 Sekolah. Launching dilakukan Bupati Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Jon Waslin Purba di SD Negeri Nomor 030284 Sidikalang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmatsyah  Munthe, Selasa (20/10) menerangkan, saat launching Bupati Eddy KA Berutu mengatakan, Kelas Pintar menawarkan solusi belajar digital yang dapat diakses para siswa, guru dan orang tua.


“Program ini merupakan proses belajar mengajar menggunakan sistem terintegrasi guna memantau dan mendukung perkembangan belajar siswa. Ini juga salah satu perwujudan Dairi Cerdas,” ucapnya.

Bupati menegaskan, untuk mewujudkan Dairi unggul butuh Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul juga. Dimana SDM yang unggul akan terwujud apabila anak-anak cerdas, memiliki pengetahuan dan keterampilan sehingga bisa meneruskan pendidikan lebih lanjut dan supaya dapat bersaing dengan anak-anak di seluruh Indonesia bahkan manca negara.

Rahmatsyah mengatakan saat kegiatan, bupati melakukan interaksi dengan sejumlah pelajar dan mendapat respon positif penerapan Kelas Pintar dimaksud, ujar Rahmatsyah.

Dalam kesempatan itu, Kadis Pendidikan, Jon Waslin Purba menjelaskan, penerapan Kelas Pintar merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai penjabaran dari visi, misi, dan program Bupati / Wakil Bupati Dairi menuju Dairi Unggul melalui program Dairi Cerdas.

“Program ini untuk mempersiapkan anak didik meraih pendidikan di SMA unggulan di Sumatera Utara maupun nasional termasuk sekolah Taruna. Waslin memaparkan, Kelas Pintar diterapkan di 38 sekolah di 15 Kecamatan, kecuali SMP Katolik Sidikalang, karena mereka melakukan secara sendiri dan terpisah,” ungkapnya.

Kendala penerapan Kelas Pintar lanjut Waslin adalah masalah jaringan internet khususnya di daerah yang belum ada jaringan internet seperti di Desa Alur Subur, Sinar Pagi dan Pasir Tengah Kecamatan Tanah Pinem.

“Kita harapkan, bantuan pihak provider seluler agar program ini berjalan lancar. Kelas Pintar akan di evaluasi bulan April 2021 mendatang, dengan melihat angka peningkatan anak didik lulus di Sekolah unggulan. Program ini akan di maksimalkan tahun 2021,” ungkapnya. (rud/ram)

loading...