123 Warga Kota Tebingtinggi Terpapar Covid-19

Sumatera Utara

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Terhitung sampai 23 Oktober, warga Kota Tebingtinggi terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 123 kasus, sembuh 108 orang, menjalanio isolasi 24 orang, meninggal sebanyak 10 orang.

PAPARKAN: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan memberikan pemaparan terkait pandemi Covid-19.sopian/sumut pos.
PAPARKAN: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan memberikan pemaparan terkait pandemi Covid-19.sopian/sumut pos.

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, Jumat (23/10), mengatakan telah melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, sebagai kepala daerah juga bertugas melakukan perbaikan ekonomi dalam perubahan tatanan hidup baru dan membangkitkan sektor Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM).


Disebutkan Umar Zunaidi, dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Kota Tebingtinggi, pihaknya harus benar benar jeli dalam menganalisa berbagai masalah sosial yang timbul dari imbas pandemi Covid-19 saat ini, permasalahan sosial yang timbul seperti turunnya hasil pendapatan masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Dalam hal ini tentunya Pemko Tebingtinggi tidak bisa tinggal diam, selain bantuan sosial dari pemerintah pusat seperti bantuan sosial tunai (BST), bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan program pangan sembako dalam Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan bantuan dari UMKM pemerintah pusat, Pemko Tebingtinggi memberikan anggaran bantuan sembako melalui APBD Kota Tebingtinggi untuk masyarakat yang belum menerima bantuan dari pemerintah pusat sebanyak 20.000 Kepala Keluarga (KK) yang ada di Kota Tebingtinggi.

Dibilang kesehatan, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan yang Ketua Tim Gugus Percepatan Penangan (TGGP) Covid-19 Kota Tebingtinggi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, menyatakan terus melakukan rapid test mulai tingkat masyarakat seperti pedagang, ASN, Kepolisian Polres Tebingtinggi, TNI dan seluruh organisasi masyarakat. Selain rapid test, Pemko Tebingtinggi juga melakukan test sweb massal di kalangan perkantoran.

“Berbagai cara kami lakukan dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19, kita berharap penyebaran pandemi ini bisa semangkin kecil khususnya di Kota Tebingtinggi,” bilangnya. (ian/han)

loading...