Usaha Londry Irfan Ludes Terbakar Gara Gara Alat Pengering

Sumatera Utara

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Gara gara alat mesin pengering yang konslet, satu buah rumah Londry milik Muhammad Irfan (26) di Jalan Ir H Juanda Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan ludes terbakar, Sabtu (8/11).

Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Mendapat informasi adanya kebakaran, tiga unit mobil Damkar milik Pemko Tebingtinggi berhasil memadamkan api sebelum merambat kebangunan lainnya.


Kapolsek Rambutan Resor Tebingtinggi AKP H Samosir membedakan kejadian kebakaran tersebut, menurut informasi para saksi, kejadian kebakaran disebabkan karena adanya konslet mesin pengering, pekerja mencoba memadamkan kobaran api menggunakan alat seadanya, tapi kobaran api cepat membesar.

“Kami sudah meminta keterangan para saksi dan pekerja, sampai saat ini diketahui penyebabnya karena mesin pengering konslet,” paparnya.

Sedangkan pemilik usaha, Muhammad Irfan mengaku saat itu dirinya sedang menghidupkan mesin alat pengering, tiba tiba mendapat pesan telepon supaya mengantarkan cucian londry kepada konsumen.

“Saya tidak mengetahui kejadian kebakaran itu, memang mesin pengering hidup. Saat itu, saya sedang mengantarkan cucian kepada konsumen,” bilang Irfan.

Pada saat kebakaran ada dua pekerja yang masih melakukan pelipatan pakaian, dua pekerja Rasmita dan Dedi sempat bingung saat itu kondisi listrik tiba tiba mati mendadak, karena dipikir habis pulsanya, mereka terus melaksanakan pekerjaan, kemudian ada kobaran api.

“Kedua pekerja sempat mencoba memadamkan kobaran api, tapi sayang, usaha mereka gagal, kobaran api semangkin membesar dan para pekerja berlari keluar rumah minta tolong kepada warga sekitar,” tutur Irfan.

Dijelaskannya, untuk kerugian sudah dipastikan mencapai puluhan juta, karena mesin tidak bisa terpakai lagi dan banyaknya cucian konsumen yang juga ludes terbakar. (ian)

Keterangan foto:
TERBAKAR: Tepat usaha Laundry milik Irfan di Jalan Ir H Juanda ludes terbakar.

loading...