Semalaman Menghilang, Ditemukan Tewas di Kolam

Hukum & Kriminal

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Daniyah (32) warga Jalan Karya Gang Melati Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi ditemukan tewas mengambang di dalam kolam ikan di areal perkebunan ubi milik Acen di Jalan Ir H Djuanda Lingkungan III Kelurahan Brohol Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, Senin (9/11). Sebelumnya, korban yang sehari-hari mencari sayur-sayuran itu menghilang semalaman.

EVAKUASI : Pihak Kepolisian bersama warga ketika mengevakuasi jasad Daniyah dari dalam kolam ikan.sopian/sumut pos.
EVAKUASI : Pihak Kepolisian bersama warga ketika mengevakuasi jasad Daniyah dari dalam kolam ikan.sopian/sumut pos.

Kapolsek Rambutan AKP H Samosir didampingi Kasubbag Humas AKP J Nainggolan, Selasa (10/11) mengatakan, hasil sementara visum yang dilakukan Tim Inafis Polres Tebingtinggi tidak ada bekas atau luka penganiayaan.


“Menurut informasi dari pihak keluarga, korban tewas tersebut memiliki riwayat penyakit ayan (sawan) dan sudah semalaman menghilang, keluarga sempat membuat laporan ke Polisi, akhirnya jasad Daniyah ditemukan oleh warga,” jelasnya.

Sedangkan awal ditemukan jasad korban bermula adanya sepeda motor milik korban yang terparkir di areal perkebunan ubi milik Acen. Mendapat laporan warga tersebut, keluarga korban berusaha mencari di dalam perkebunan ubi bersama warga lainnya. Akhirnya korban tewas (Daniyah) sudah tidak bernyawa mengapung di dalam kolam ikan.

“Kini kasus kematian korban pencari sayur kangkung masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian setempat, kami masih meminta keterangan dari pihak keluarga,” jelasnya.

Sedangkan keluarga korban tewas, Sugianto mengatakan bahwa dirinya mendapat kabar dari orangtua korban, kalau Daniyah semalaman tidak pulang ke rumah. Mendapat kabar tersebut, Sugianto membuat pengaduan ke polisi bahwa adiknya menghilang. Tetapi setelah mem buat pengaduan, Sugianto mengaku mendapat kabar dari warga kalau ada warga menemukan sepeda motor korban terparkir di areal perkebunan ubi milik Acen di Kelurahan Brohol.

“Atas petunjuk penemuan sepeda motor tersebut, kami bersama warga melakukan pencarian kedalam areal perkebunan ubi, akhirnya tidak lama kemudian, jasad adik saya berhasil ditemukan telah meninggal didalam kolam ikan di areal perkebunan ubi. Kemudian, pihak Kepling memberikan informasi kepada pihak kepolisian,” paparnya.

Sugianto menuturkan, pihak keluarga ikhlas dengan kematian adiknya. Mereka tidak mau jasad adiknya di visum ke rumah sakit dikarenakan ada riwayat penyakit ayan yang dialami Daniyah sejak usia kecil. (ian/azw)

loading...