Hilangkan Rasa Trauma, Polisi Ajak Anak Korban Banjir Bermain

Metropolis

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Psikologi Mabes Polri dan Polda Sumut memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir di pengungsian Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (10/12). Dalam kegiatan trauma healing itu anak-anak korban banjir diajak bermain untuk menghilangkan rasa traumatik akibat banjir besar yang menerjang rumah mereka.

HIBUR:Tim Psikologi Mabes Polri dan Poldasu  menghibur dan memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir di pengungsian Tanjung Selamat,  Medan Sunggal, Kamis (10/12).istimewa/sumutpos.
HIBUR:Tim Psikologi Mabes Polri dan Poldasu menghibur dan memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir di pengungsian Tanjung Selamat, Medan Sunggal, Kamis (10/12).istimewa/sumutpos.

Kabag Psikologi Polda Sumut, AKBP Andi Hendrawan mengatakan, banjir bisa memicu trauma bagi anak-anak, sehingga bisa berpengaruh pada psikologis korban. “Kegiatan trauma healing ini sebagai rasa empati dari Polda Sumut dan Mabes Polri. Bentuk kegiatan yang dilaksanakan berlanjut. Bencana tentu berpengaruh kepada tingkat psikologi korban,” ujarnyan


Dia menambahkan, anak-anak biasanya mengalami tekanan akibat banjir. Apalagi, mereka harus mengungsi. “Sehingga, kegiatan trauma healing dilakukan dengan menghibur dan mengajak bermain anak-anak korban banjir,” pungkasnya. (mag-1/ila)

loading...