Balita Kurang Gizi Dapat Beras dan Susu

Sumatera Utara

Pemkab Labuhanbatu Salurkan Bantuan dari Pemprovsu

BANTUAN: Pemkab Labuhanbatu Salurkan Bantuan Pemprovsu untuk Balita Kurang Gizi.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyalurkan bantuan pangan dari provinsi Sumatera Utara berupa beras dan susu kepada lima orang balita kurang gizi (stunting, red), di rumah Dinas Wakil Bupati Labuhanbatu Jalan Pramuka kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Rantau Utara, Kamis (17/12).  

Kepada lima balita dimaksud pemerintah kabupaten Labuhanbatu menyerahkan 144 kg beras dan susu tiga kotak untuk masing-masing balita.


Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sarifuddin Harahap dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Kamal Ilham, Bupati Andi Suhaimi Dalimunthe menyebutkan bantuan tersebut adalah terbilang cukup lumayan, dan ini sebagai bukti bahwa pemerintah pusat hingga daerah terus memperhatikan kebutuhan masyarakat seperti halnya kebutuhan para balita.

“Pemerintah tidak ingin di negara ini ada yang namanya balita yang kekurangan gizi,” ucap Bupati.

Menurut Andi, para balita adalah penerus bangsa yang diharapkan mampu memberikan perubahan yang lebih baik lagi untuk negara ini, dari itu pemerintah akan terus memperhatikan kondisi masyarakatnya agar kebutuhan pokok tersebut tetap terpenuhi.

“Saya berharap kepada penerima bantuan ini bisa memanfaatkanya dengan baik, gunakan seperlunya untuk anak anak kita,” ucapnya.

Diakhir bimbingan dan arahanya, Bupati Labuhanbatu berpesan kepada seluruh masyarakat Labuhanbatu untuk terus menjaga kondusifitas keamanan di Labuhanbatu pasca pilkada 9 Desember lalu.

“Pilkada telah usai, tidak ada lagi yang namanya no 1,2,3, dan seterusnya, jangan jadikan pilkada ini pengkotak-kotakan diantara kita, jalin silaturahim kita bangun bersama Labuhanbatu yang kita cintai ini,” tegas Bupati.

Disisi lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sarifuddin mengharakan bantuan ini dapat mengurangi angka gizi kurang bagi balita yang ada di Labuhanbatu.

“Kita harus bersama-sama untuk mengurangi angka bayi kekurangan gizi, karena ini demi masa depan,” ucap Sarifuddin. (fdh/ram)

loading...